Trubus.id—Memiliki kesegaran yang relatif lama merupakan salah satu keistimewaan krisan. Berpenampilan sehat dan segar, mekar sempurna, serta memiliki batang yang tegar dan kekar sehingga lebih tahan lama merupakan kriteria bunga potong yang banyak diminati masyarakat.
Penelitian Dr. Ir. Noertjahyani, M.P., dosen di Fakultas Pertanian, Universitas Winaya Mukti dan rekan menunjukkan preferensi konsumen terhadap bunga krisan yakni jenis standar, berwarna putih, serta berbentuk ganda (double) berdiameter 6—8 cm (bunga potong) dan 4 cm (bunga pot).
Preferensi lainnya yaitu bunga potong memiliki ketahanan 5—7 hari dan 7 hari untuk bunga pot. Krisan memiliki nilai ekonomi yang relatif tinggi. Permintaan krisan (bunga potong atau pot) makin meningkat dan belum bisa dipenuhi dari pasokan dalam negeri.
Untuk merangsang bunga krisan cepat mekar Anda dapat menggunakan bahan alami. Merakati Handajaningsih dan Toni Wibisono dari Universitas Bengkulu mempercepat mekarnya krisan dengan pupuk janjang kelapa sawit.
Bunga krisan mekar hanya 27 hari sejak munculnya bakal bunga. Itu 5 hari lebih cepat daripada kelaziman, yakni 32 hari.
Hasil pembakaran janjang kelapa sawit berupa abu (AJK) dimanfaatkan sebagai pupuk. Per tanaman mendapat 0,9 g AJKS, pupuk kalium 1,6 g, pupuk N 2,65 g, dan pupuk kandang 2 kg. Pemberian pupuk hanya sekali ketika awal tanam.
Hasilnya, kuncup bunga krisan mulai muncul pada umur 31 hari setelah tanam, lebih cepat 3 hari dibanding kontrol atau tanpa pemberian AJKS. Waktu mekar pun lebih cepat, yaitu 27 hari setelah kuncup, sementara kontrol 32 hari setelah kuncup.
