
Lazim untuk bumbu, daun salam koja kaya antioksidan dan efektif mengatasi hipertensi.
Trubus — Rasanya menyegarkan. Itulah kesan Riska Ogi, pembawa acara kuliner sehat di stasiun televisi swasta nasional, setelah menyeruput segelas kedondong temptation. Selain kedondong, pemberi rasa segar dalam minuman khas Restoran Kaum, Jakarta itu adalah daun salam koja Murraya koenigii. Daun itu identik dengan masakan kari khas India.
Masyarakat Sumatera, terutama Aceh, akrab dengan daun itu sebagai penyedap kari. Itu sebabnya daun itu berjuluk daun kari. Tanaman yang banyak dibudidayakan dalam pot ini tak hanya identik dengan masakan kari. Pewarta video daring tersohor di Indonesia, Ben Goddard, menambahkan daun salam koja pada olahan mi dengan saus telur asin. Dua tahun terakhir, menu berbumbu salted egg itu masyhur di kalangan pencinta kuliner Indonesia mulai dari ayam, ikan, udang, hingga mi.
Efektif
Ternyata daun bumbu itu juga berkhasiat. Periset di Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Aceh, Azwarni dan Eva Sulistiany, menguji efektivitas ekstrak daun anggota famili Rutaceae itu terhadap hipertensi. Azwarni dan Eva melibatkan 15 penderita hipertensi di kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Provinsi Aceh. Mereka memberikan 1 gram ekstrak daun salam koja dengan frekuensi sekali sehari selama 30 hari.
Sebelum konsumsi ekstrak daun, Azwarni dan Eva mengukur tekanan darah sistolik penderita berkisar 156,19—177,810 mmHg. Pada hari ke-30, tekanan turun menjadi 127,563—159,498 mmHg.

tekanan darah tinggi.
Ekstrak daun yang banyak ditemukan di India, Asia Tenggara, Australia, hingga Kepulauan Pasifik itu mampu menurunkan tekanan sistolik 23,467 mmHg. Adapun tekanan diastolik berkisar 87,391 mmHg—103,549 mmHg sebelum konsumsi. Tekanan diastolik terus menurun hingga pada hari ke-30 mencapai 79,821—93,919 mmHg. Dalam 30 hari, tekanan diastolik menurun sebesar 8,6 mmHg.
Pada 3 hari pertama, penderita merasakan sakit seperti ditekan pada puncak kepala. Namun setelahnya rasa sakit itu mulai menghilang dan tubuh terasa lebih nyaman. Azwarni dan Eva menyarankan penderita hipertensi untuk mengonsumsi 1 gram ekstrak daun salam koja agar efektif menurunkan tekanan darah hingga berangsur mencapai batas normal. Hal itu tentunya dibarengi dengan pengecekan tekanan darah secara rutin.
Antioksidan

Margaretha Andjarwati.
Salah satu yang membuktikan kemanjuran daun kari meredakan hipertensi antara lain warga Sumatera Selatan, Lela Hatta. Lela membuatkan rebusan daun salam koja untuk ibunya yang mengidap hipertensi. Ia mencuci bersih 9 lembar daun berbentuk menyirip itu lalu merebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja. Tekanan darah ibunda Lela berkurang setelah mengonsumsi rebusan daun salam koja.
Menurut Azwarni dan Eva, ekstrak daun salam koja mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, steroid, flavonoid, tanin, dan fenolik. Flavonoid berpotensi sebagai antioksidan. Musababnya, senyawa itu memiliki gugus hidroksil yang mampu menangkap radikal bebas yang terbentuk akibat reaksi peroksidasi lemak.
Syed Muhammad Nouman dan rekan-rekan peneliti dari Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Pertanian Faisalabad Pakistan, mengungkap kandungan daun temuru—nama lain salam koja. Menurut Nouman daun itu dapat melawan obesitas, gangguan kardiovaskular, dan hipertensi. Pengobatan Ayurweda—ilmu kesehatan India—sejak lama menggunakan daun salam koja untuk pengobatan hipertensi. Musababnya, senyawa fenolik dan flavonoid bersifat antioksidan kuat mengatasi lemak.
Herbalis di Jakarta Utara, Maria Margaretha Andjarwati, biasa meresepkan daun salam koja untuk mengentalkan darah pasien. Konsumsi obat frekuensi tinggi biasanya menyebabkan darah menjadi lebih encer. Maria menganjurkan pasien untuk meminum rebusan daun salam koja. Jika kekentalan darah normal kembali, pasien hendaknya menghentikan konsumsi rebusan. Sebabnya, darah yang terlalu kental mengganggu kinerja jantung. (Sinta Herian Pawestri)
Resep Berhenti Darah Tinggi
Rebus 9 lembar daun salam koja dalam 3 gelas air hingga menidih dan tersisa 1 gelas. Ketika rebusan hangat, saring, dan minum sebelum makan.
