Sunday, January 25, 2026

Salmon Jawa

Rekomendasi
- Advertisement -
Ikan dewa Tor tambroides berbobot 20 kg hasil tangkapan di Kalimantan Tengah. (Dok. Haryono)

Trubus — Peneliti ikan dewa di Pusat Penelitian Biologi, Bidang Zoologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. Haryono M.Si., menduga sebutan ikan dewa lantaran ikan itu dikeramatkan di beberapa wilayah seperti di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sebetulnya ikan dewa mengacu kepada ikan bergenus Tor. Terdapat 4 spesies ikan dewa di Indonesia yaitu Tor soro, T. tambroides, T. douronensis, dan T. tambra. Ikan dewa tersebar di Paparan Sunda meliputi Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Oleh karena itulah, banyak nama lokal ikan dewa di berbagai daerah. Sebutan ikan dewa dalam masyarakat Kalimantan adalah ikan sapan, semah (Sumatera), dan kancra (Jawa Barat). “Jadi, ikan dewa tidak spesifik untuk spesies, tapi genus. Nama umum ikan dalam genus Tor adalah mahseer,” kata Haryono yang meneliti ikan dewa sejak 2005. Di habitat alaminya ikan dewa menghuni perairan dengan dasar batuan bersubstrat kerikil dan pasir, jernih, serta berarus lambat hingga deras.

Menurut Drs. Jojo Subagja, M.Si., pada masa kolonial era 1800-an banyak orang Belanda menangkap ikan dewa di hulu Sungai Cimanuk di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Mereka menyebut ikan dewa dengan java salmon. Musababnya kebiasaan memijah ikan dewa mirip salmon yang menuju hulu sungai. Bedanya salmon berasal dari laut sementara ikan dewa menuju hulu dari sungai yang sama. (Riefza Vebriansyah)

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img