Friday, December 9, 2022

Selamat Tinggal Selulit

Rekomendasi

Bukan sedot lemak atau terapi lipomassage, apalagi terapi energi listrik. Perpaduan pegagan dan jahe ampuh mengatasi selulit.

Dua bulan belakangan Alinaya rutin mengulaskan krim ke kulit perutnya. Meski bagian tubuh itu terlindung, tapi ia tetap risih melihat garis-garis seperti kulit jeruk alias selulit. Selulit memang acap kali menurunkan kepercayaan diri para penderitanya. Sebanyak 80% perempuan, tak peduli bertubuh gemuk atau ramping, mengalami selulit.

Beragam cara mereka tempuh untuk mengatasinya seperti mengubah gaya hidup, olahraga, maupun mengonsumsi suplemen dan mengoles krim khusus. Bahkan, beberapa perempuan rela menempuh cara yang menguras kantong seperti terapi sedot lemak, laser, terapi enzim, ultrasonik, dan energi listrik, demi menumpas si kulit jeruk.

Menurut Dewi Sondari MSi, periset di Pusat Penelitian Kimia, Serpong, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, selulit terbentuk dari lemak, racun, dan air yang berpadu membentuk massa seperti gel yang menumpuk pada jaringan penghubung di bawah permukaan kulit. Akibatnya, jaringan penghubung menebal dan mengeras sehingga menimbulkan bentuk seperti lesung atau kulit jeruk. Biasanya selulit muncul pada bagian tubuh yang mengandung jaringan adiposa di bawah kulit seperti paha, perut, dan bokong karena terdapat reseptor adrenergik.

Terbukti

Dewi meriset kemampuan pegagan Centella asiatica dan jahe Zingiber officinale menumpas selulit lalu menguji efektivitasnya pada sejumlah responden selama sebulan. Responden diminta menggunakan krim dan mengonsumsi kapsul secara bersamaan. Dosis konsumsi sehari 3 kali masing-masing 1 kapsul, sedangkan krim dioles pada bagian yang mengalami selulit.

Hasil uji selama 4 minggu itu menunjukkan perpaduan pegagan dan jahe mampu mengurangi selulit ditandai dengan menghilangnya bentuk menyerupai kulit jeruk. “Kelembapan kulit pun meningkat,” ujar Dewi. Uji keamanan menyatakan pegagan dan jahe tidak toksik terhadap tubuh, begitu juga saat diolah dalam bentuk kapsul dan krim.

Bagaimana duduk perkara pegagan dan jahe menumpas selulit? Menurut periset di Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, Dr Nurliani Bermawie button grass – sebutan lain pegagan – mampu meremajakan kulit, mencegah penuaan dini, dan menghilangkan keloid. Antioksidan dari asiatioksida yang terdapat dalam pegagan juga membantu kelancaran sirkulasi oksigen dan nutrisi, serta menetralisir oksidan-oksidan di permukaan kulit. Jahe membantu melancarkan peredaran darah  sehingga selulit lebih cepat hilang.

Hasil riset Dewi, kandungan bahan aktif asiatikosida dalam antanan – sebutan pegagan di Jawa Barat – dapat menghilangkan timbunan lemak. Lemak hancur dan dibuang tubuh. Sementara jahe berperan sebagai antioksidan yang mencegah kerusakan sel.

Ekstrak

Sejatinya pegagan dan jahe sangat baik dikonsumsi segar. Hanya saja, “Proses ekstraksi membuat zat aktif lebih mudah diserap tubuh,” ujar Nurliani. Zat aktif hasil ekstraksi kedua herbal itu diproses dengan metode mikroenkapsulasi. Dalam metode itu Dewi ”membalut” partikel senyawa aktif asiatikosida dari pegagan dan ekstrak jahe menggunakan maltodextrin dan arabik gum sehingga membentuk padatan berukuran mikron. Balutan itu melindungi zat aktif dari faktor eksternal dan meningkatkan stabilitas bahan aktif. Dengan begitu khasiatnya tidak berkurang selama penyimpanan. Enkapsulasi juga dapat meningkatkan penyerapan zat aktif  agar khasiatnya lebih optimal.

Sementara dalam pembuatan sediaan krim, Dewi menerapkan teknologi nano-emulsi. Ia menggunakan surfaktan tepat dan kecepatan pengadukan mencapai 22.000 (round per minute) untuk menghasilkan ukuran partikel sebesar 34.1 ± 8.6 (nanometer). Pada ukuran itu penetrasi melalui permukaan pori-pori kulit berlangsung lebih cepat. Teknologi itu juga dapat meningkatkan stabilitas bahan kimia yang tidak stabil, mengontrol pelepasan bahan aktif, dan meningkatkan hidrasi kulit serta melindunginya dengan membentuk selaput tipis di permukaan kulit.

”Tren industri farmasi dan kosmetik saat ini mengarah ke teknologi nano untuk mempercepat daya kerja bahan aktif yang digunakan,” kata Dewi.  Aplikasi bahan segar yang dihaluskan lalu dioleskan ke kulit bisa saja dilakukan, tapi efektivitas khasiatnya butuh waktu lebih lama. “Dalam bentuk raw material kandungan zat aktif yang bisa dimanfaatkan tubuh sedikit,” kata Nurliani.

Di kalangan herbalis, pegagan juga kerap digunakan sebagai antiselulit. Dokter sekaligus herbalis dari Klinik Evergreen di Tangerang Selatan, Banten, dr Prapti Utami, biasa meresepkan dalam bentuk kering 10 gram per hari. Pasien menyeduh dan meminum air seduhan atau mengonsumsi dalam bentuk kapsul, frekuensi satu kapsul tiga kali per hari

Menurut Prapti pegagan bersifat astringent alias menyusutkan jaringan dan merevitalisasi sel sehingga sangat bagus untuk perawatan kulit. Penambahan ekstrak jahe selain sebagai antioksidan juga untuk membongkar selulit karena bersifat hangat. Ingin terbebas dari selulit? Kini kaum hawa bisa memilih pegagan dan jahe. (Susirani Kusumaputri)

 

^       Jahe memperlancar peredaran darah sehingga membantu menghilangkan selulit

<    Kandungan aktif asiatikosida dalam pegagan menghilangkan timbunan lemakDewi Sondari MSi sejak 2010 meneliti paduan pegagan dan jahe untuk membasmi selulit

Struktur Kulit Normal

Selulit terjadi karena kombinasi lemak, toksin, dan air membentuk massa seperti gel yang terjebak pada jaringan penghubung di bawah permukaan kulit

1.      Lemak subkutan

2.      Pembuluh Vena

3.      Pembuluh arteri

4.      Kapiler

5.      Lapisan dermis

6.      Lemak, toksin, dan air yang membentuk massa

7.   Permukaan epidermis kulit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Keunggulan Kapal Canggih Penebar Pakan Ikan

Trubus.id — Kapal penebar pakan ikan bisa menjadi alternatif para pembudidaya yang memelihara ikan di tambak yang luas. Salah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img