Trubus.id— Momen hari raya mendatangkan omzet ratusan juta rupiah dari perniagaan rangkaian bunga. Perangkai bunga di Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, Ade, merasakan manisnya bisnis rangkaian bunga itu.
Sepanjang Ramadan, Ade menjual 500 paket hantaran terdiri atas bunga papan, rangkaian bunga mawar, dan rangkaian bunga anggrek segar. Pemesanan bunga papan dan rangkaian mawar paling banyak selama Ramadan. Adapun pemesanan rangkaian anggrek bulan segar paling banyak saat Idulfitri.
Ade menjual rangkaian bunga dari anggrek bulan segar seharga Rp800.000 per paket standar. Ia juga melayani permintaan khusus rangkaian anggrek bulan segar senilai Rp2 juta—Rp7 juta. “Harga rangkaian hantaran berupa anggrek bulan segar memang lebih mahal, tetapi awet,” kata pemilik Rumah Bunga 55 itu.
Sementara harga bunga papan mulai dari Rp650.000 per papan. Adapun harga rangkaian bunga mawar mulai dari Rp500.000 per paket. Total jenderal Ade memperoleh pendapatan sekitar Rp400 juta.

Perangkai bunga di Jakarta Barat, Naomi Celin, bahkan menyiapkan 15 desain paket rangkaian bunga untuk dipromosikan pada awal Ramadan. Celin menjual rangkaian bunga dengan harga mulai dari Rp350.000 per paket. Lazimnya pelanggan membeli rangkaian dengan harga Rp700.000—Rp800.000 per paket.
Celin juga menggunakan anggrek bulan segar berbagai variasi seperti putih, ungu, dan kuning. Puncak pengiriman rangkaian terjadi 7 hari menjelang Idulfitri. Biasanya Celin melayani 100 paket rangkaian hantaran. Total jenderal Celin memperoleh omzet Rp70 juta.
Baca selengkapnya pada Majalah Edisi 653 April 2024 mengupas tuntas Harga Meroket: Bisnis Kakao Bergairah. Dapatkan Majalah Trubus Edisi 653 April 2024 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.
