Trubus.id — Serbuk daun pegagan ditambahkan pada olahan cokelat. Itulah yang menjadi ciri khas produk cokelat buatan Dwi Martuti Rahayu, warga Dusun Salakmalang, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Peraih Adhikarya Pangan Nusantara kategori Pelaku Ketahanan Pangan pada 2015 itu meracik cokelat berpadu dengan serbuk daun pegagan. Dwi memanfaatkan bahan di sekitar rumahnya dan meluncurkan produk bermerek Wondis pada 2017.
Cokelat dari pekebun di Kalibawang dan sekitarnya, daun pegagan hasil budidaya Kelompok Wanita Tani (KWT) Pawon Gendis, gula aren atau kelapa pun dari pekebun di Kulonprogo.
Setiap bulan ia menyerap 100–150 kg biji cokelat berkualitas prima dari kelompok tani kakao yang bekerja sama dengannya. Ia menambahkan 15 gram serbuk kering daun pegagan per kilogram cokelat olahan.
Dwi menerapkan persyaratan ketat, yakni biji mutlak harus terfermentasi, bulat tidak pipih, dan saling lepas tidak menggumpal. Tidak sekadar menuntut, Dwi membayar lebih untuk biji bermutu itu.
Ia menebus Rp40.000–Rp45.000 per kg, dua kali lipat lebih tinggi daripada yang pekebun terima ketika menjual ke tengkulak yang paling banter membayar Rp17.000–Rp20.000 per kg.
“Pekebun bersemangat menyetor. Saya hanya membeli biji yang memenuhi syarat,” kata Dwi.
Tahun 2017 menjadi tonggak lantaran sejak itulah ia mengolah kakao lokal. Dwi meracik cokelat pegagan sejak 2014 sebagai penganekaragaman olahan pegagan. Bersama 40 anggota Pawon Gendis, ia mengolah regedek—nama lokal pegagan di Kulonprogo—menjadi berbagai produk sejak 2012.
Sampai saat ini, produk yang dimiliki Dwi kian beragam. Mulai permen, bubuk cokelat pegagan, hingga minuman instan dengan gula semut sebagai pemanis, dan granola.
Permen Wondis tidak hanya berisi cokelat dan pegagan. Ada juga yang ia tambahi kopi atau teh yang seluruhnya produksi Kulonprogo. Wondis terpajang di jejaring Tomira—minimarket lokal Kulonprogo—berbagai gerai oleh-oleh khas DIY, dan jejaring pasar modern di Yogyakarta. Pembeli meminati Wondis lantaran itu satu-satunya produk cokelat mengandung pegagan yang khasiatnya sudah terbukti.
