Monday, August 8, 2022

Setelah Musuh Besar Menyerah

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Papan iklan berukuran 2 m x 2 m dipasang sejak akhir November 2011 memikat pelancong yang melintas di jalan utama di Kalimantan SelatanTulisan PANEN berwarna merah terang pada billboard berukuran 2 m x 2 m itu di pertigaan Km 28 Jalan A. Yani, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, itu menantang para mania durian datang ke sebuah kebun seluas delapan ha. Setahun silam sepertiga pohon durian di kebun itu nyaris meregang nyawa karena serangan Phytophthora palmivora.

 

Itu kebun yang disebut-sebut oleh kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSB-TPH), Kalimantan Selatan, Ir Darmawati, sebagai kebun durian monthong terluas di Kalimantan Selatan. “Silakan datang, sayang buah sudah hampir habis,” kata Willy Meek Susanto, pengusaha restoran pemilik kebun durian itu waktu dihubungi. Tepat pada Tahun Baru 2012 Trubus menyambangi kebun juara Lomba Kebun Buah Tingkat Nasional 2006 itu.

Kebun agrowisata MeekFarm sejak 1997 itu terhalang bangunan restoran dan kolam renang. Tegakan monthong, kanjau, chanee, si japang, petruk, matahari, golden, dan simas baru terlihat setelah Trubus melewati bangunan restoran. Jarak tanam bervariasi antara 4 m x 4 m, 5 m x 7 m, dan 10 m x 10 m. “Jarak tanam beragam karena penanamannya trial and error,” kata Andy Putra Barito Susanto, putra Willy yang kini mengelola kebun. Jarak tanam terbaik 10 m x 10 m. Tanaman tumbuh cepat karena tidak terjadi kompetisi mendapatkan nutrisi dan paparan sinar matahari.

Panen tua

Pada musim kali ini Andy panen raya sebab hampir semua pohon berbuah. “Umur pohon sudah dewasa. Selain itu kemarau panjang pada pertengahan tahun memicu semua tanaman berbunga,” tuturnya. Dengan asumsi setiap pohon menghasilkan 20 buah layak konsumsi, minimal Andy memanen 8.000 durian berbobot 1 – 5 kg dari 400 tanaman.

Durian lokal dibanderol Rp25.000 per buah sedangkan monthong, chanee, dan kanjau dijual Rp30.000 per kg. Harga itu relatif tinggi dibanding durian lokal dari Kandangan, Hulu Sungai Utara, dan Hulu Sungai Selatan (Kalimantan Selatan) serta Katingan, Barito Timur, dan Barito Selatan (Kalimantan Tengah) yang kerap membanjiri pasar Banjarbaru.

Toh, semua durian ludes dibeli pengunjung dan mereka yang memesan melalui telepon. Pada akhir pekan itu Trubus menyaksikan belasan mobil berjejer di halaman parkir. Para penumpangnya rela antre mencicip durian pilihan mereka. Catatan Andy setiap akhir pekan 200 – 300 buah terjual, hari biasa 50 buah.

“Rasa monthong-nya benar-benar beda, khas: manis dan legit,” kata Dharma Surya, pengusaha kelapa sawit pemilik sebuah pulau pribadi di Kalimantan Selatan, membandingkan dengan monthong impor. Maklum Andy membiarkan buah jatuh pohon, lalu memeram 3 – 4 hari sebelum menjual atau mengirimkannya pada pemesan. Sementara monthong impor asal Thailand dipanen pada kematangan 80%. “Monthong impor manisnya datar,” kata Dharma Surya yang pada musim panen kali ini tiga kali membeli 40 kg monthong dari kebun MeekFarm.

Durian lokal seperti simas – silangan durian dan lai – asal Parung, Bogor, Jawa Barat, juga tak kalah istimewa: warna buah kuning menarik dan rasanya legit. “Yang ini selalu rebutan bila jatuh pohon,” kata Andy.

Serangan kanker

Panen kali ini bagai pelipur lara. Setahun silam tidak satu pun tanaman berbuah karena hujan terus menerus mengguyur sepanjang tahun. Panen terakhir pada 2009 – 2010 produksi kebun baru setengahnya.

Hujan sepanjang 2010 hingga awal 2011 itu pun nyaris membunuh sepertiga populasi – setara 60 tanaman – monthong di kebun. Batang tanaman menghitam dan mengeluarkan lendir bila ditekan. “Tadinya saya anggap luka biasa, tapi ternyata penyakit terus menyebar dan menular ke tanaman lain,” kata Andy. Master Hukum dari Universitas Lambung Mangkurat itu menduga itu serangan penyakit kanker batang.

Kepala Pusat Kajian Buah Tropika (PKBT) IPB, Sobir PhD, membenarkan kanker batang penyakit yang menyerang tanaman di kebun Andy. “Itu penyakit akibat cendawan Phytophthora palmivora,” kata Sobir saat melihat gambar gejala serangan yang Trubus sodorkan. Musuh pekebun itu banyak menyerang monthong yang lebih peka serangan kanker batang. Sementara varietas lokal dan introduksi asal Malaysia seperti D2, D10, MDUR 79, dan MDUR 88 lebih tahan.

Andy mencoba mengatasi dengan menyemprotkan fungisida kontak dan menginfus fungisida sistemik ke batang terserang tapi gagal. Tanaman selamat setelah Andy mengerok luka hingga menemukan batang sehat, lalu mengoleskan fungisida kontak parametrin dan fungisida sistemik mankozeb 80%. Satu tanaman tidak selamat karena serangan kanker sudah mengelilingi batang,” kata Andy.

Pascaselamat dari serangan kanker batang, tanaman kembali dirawat intensif. Hasilnya panen raya pada akhir 2011 dan awal 2012. Panen tahun depan diharapkan lebih besar lagi karena umur tanaman semakin matang dan perawatan intensif. (Ridha YK, kontributor Trubus di Kalimantan Selatan)

Cegah Pembunuh Datang

Pekebun durian bersiaplah menghadapi ancaman kanker batang akibat Phytophthora palmivora. Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) meramalkan 2012 sebagai tahun basah. Menurut Dr Haris Syahbuddin, DEA, mantan peneliti di Balai Penelitian Klimatologi, Bogor, tahun basah ialah tahun dengan curah hujan tahunan di atas 115% curah hujan tahunan normal.

Cendawan Phytophthora palmivora yang tidak aktif di musim kemarau bakal “terbangun” karena menyukai udara dan tanah yang lembap. Sobir PhD, kepala Pusat Kajian Buah Tropika (PKBT) IPB, Bogor, memberi resep – merujuk pada riset The University of Southern Mindanao (USM), di Malaysia dan Thailand – untuk mencegah pembunuh nomor 1 itu datang ke kebun durian.

1.      Buat saluran drainase di kebun durian yang berkontur cekung, datar, atau bergelombang agar air hujan tidak tergenang. Saluran drainase juga membuat tanaman gampang terpicu berbunga saat terjadi musim kering yang singkat.

2.      Benamkan pupuk kandang. Setiap radius 1 m diameter tajuk butuh 30 kg pupuk kandang. Pupuk kandang mengaktifkan mikrob menguntungkan yang menekan P. palmivora. Enam bulan berselang tambahkan kapur dolomit untuk menjaga pH tanah netral 6 – 6,5. Dosisnya 0,5 kg untuk setiap 1 m tajuk. Tanah dengan pH kurang dari 5,3 disukai cendawan P. palmivora.

3.      Di kebun baru pastikan jarak tanam tidak membuat tajuk antar tanaman bersentuhan. Jarak tanam ideal untuk monthong 8 m x 8 m. Durian dengan tajuk lebar seperti D24 butuh jarak tanam 10 m x 10 m. Bila telanjur rapat, pangkas ujung tajuk agar tidak bersentuhan atau jarangkan penanaman.

4.      Pilih varietas tahan P. palmivora seperti durian lokal, chanee, D2, D10, MDUR 79, dan MDUR 88.

5.      Tanam bibit berukuran di atas 1,5 m. Tanaman besar dan tumbuh cepat lebih tahan terhadap serangan cendawan P. palmivora yang kerap menyerang tanaman muda. Pilih bibit okulasi dengan sambungan di atas 1 m karena cendawan kerap menyerang pada batas sambungan

6.      Lakukan penanaman pada gundukan, bukan berupa cekungan. Penananam pada gundukan membuat air cepat mengalir sehingga daerah perakaran terhindar dari genangan.***

 

 

 

MeekFarm Atasi Kanker

1.         Pastikan cendawan Phytophthora palmivora belum menyerang hingga sekeliling batang. Jika sudah begitu, pohon tak dapat diselamatkan lagi.

2.         Kelupas batang sakit dengan pahat atau pisau hingga menemukan kulit dan daging batang yang sehat.

3.         Larutkan 25 ml fungisida berbahan aktif mankozeb 80% dan 25 ml  berbahan aktif parametrin dalam 5 liter air.

4.         Gunakan kuas untuk mengoleskan fungisida pada batang yang sudah dikelupas. Dalam hitungan hari luka mengering. ***

 

 

 

^       Papan iklan berukuran 2 m x 2 m dipasang sejak akhir November 2011 memikat pelancong yang melintas di jalan utama di Kalimantan Selatan

^       Simas, durian lokal favorit

<       Monthong jatuhan rasanya manis dan legit

Andy Putra Barito Susanto selamatkan durian dari serangan cendawan Phytophthora palmivora yang mematikan

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img