

Rancangan Nguyen Tien Dung bertema Moment in Time itu lahir dari ide murni Tien yang menonjolkan kesederhanaan. Kayu apung, misalnya, disusun dengan komposisi standar, tapi terlihat anggun dan kokoh. Kayu apung menarik dengan lekuk-lekuk yang indah.
Perpaduan warna beberapa tanaman air—Echinodorus tenellus, Fissidens fontanus, Taxiphyllum sp, dan Ludwigia brevipes—serta ikan Trigonostigma heteromorpha membuat penampilan karya Tien terkesan mewah. Karya ini bahkan pantas dinobatkan sebagai karya terbaik sepanjang kontes yang digelar sejak 2001.
Kontes yang diselenggarakan Aqua Design Amano (ADA) ini merupakan acara tahunan untuk mencari rancangan aquascaping terbaik dunia. Setiap tahun jumlah kontestan terus bertambah. Pada 2008 jumlah peserta mencapai 1.170 dari 47 negara. Pada 2009 diikuti 1.342 kontestan dari 51 negara. Indonesia termasuk yang ikut berpartisipasi dengan 33 peserta. Yang lain, China (148), Vietnam (47), dan Jepang sendiri 443 peserta. Kontestan asal Eropa datang dari Polandia (53) dan Rusia (19). Negeri Paman Sam, salah satu wakil dari Benua Amerika, menurunkan 37 kontestan.
Kontestan memang tidak perlu membawa karya utuh untuk dinilai. Mereka cukup mengisi formulir dengan melampirkan foto dan spesifikasi isi akuarium. Karya-karya itu dinilai oleh 18 juri dari 12 negara yang mewakili Eropa, Amerika, Rusia, dan Asia.
Setiap juri menilai berdasarkan 2 kriteria: kesan artistik dan teknik. Kesan artistik bernilai 100 poin. Teknik terbagi dalam 5 kategori dengan nilai tertinggi masing-masing 20 poin. Sebelum masuk ke babak penjurian dipilih 100 karya terbaik. Dari situ lahirlah akuarium-akuarium alam juara dunia.***
Grand Prize (Peringkat pertama)
- Pemilik/Asal : Nguyen Tien Dung/Vietnam
- Ukuran/judul : 40 cm x 120 cm x 45 cm/Moment in Time
- Tanaman air : Echinodorus tenellus, Fissidens fontanus, Taxiphyllum sp, Ludwigia brevipes, Cryptocoryne wendtii, Microsorum pteropus, dan Microsorum pteropus “Windelov”
- Ikan : Trigonostigma heteromorpha
Rancangan ini sederhana tapi tampak indah dan anggun dengan komposisi kayu apung yang seimbang di kanan dan kiri. Perpaduan warna tanaman air dan ikan menambah kesan mewah.
Silver Prize (Peringkat ke-4)
- Pemilik/Asal : Josh Sim KH/Malaysia
- Ukuran/judul : 45 cm x 90 cm x 45 cm/Awakening
- Tanaman air : Rotala rotundifolia, Rotala macrandra, Rotala sp, Vesicularia dubyana, Fissidens fontanus, Bolbitis heudelotii, dan Microsorum pteropus spp.
- Ikan dan invertebrata : Trigonostigma heteromorpha, Otocinclus sp, dan Caridina japonica
Pemakaian kayu apung lurus membuat kesan alami terlihat begitu kental. Pasir buatan yang ditebar di tengah akuarium bak pintu masuk yang membawa ke suatu tempat. Namun, sayang komposisi kayu apung di kiri dan kanan tidak seimbang.
Gold Prize (Peringkat ke-2)
- Pemilik/Asal : Chan Shih Hsien/Taiwan
- Ukuran/Judul : 60 cm x 180 cm x 60 cm/Forest
- Tanaman air : Riccardia chamedryfolia, Vesicularia sp, Taxiphyllum barbieri, Vesicularia antipyretica, Microsorum pteropus “Windelov”, Bolbitis heudelotii, Eleocharis acicularis, Echinodorus tenellus, Glossostigma elatinoides, Cryptocoryne parva, Eleocharis sp, Vallisneria nana, Anubias barteri var. Nana ‘Petite’, Bolbitis heudelotti sp, Chlorella sp “MARIMO”, Microsorum pteropus, Fissidens fontanus (Bach. Pyl.) Steud., dan Hemianthus callitrichoides
- Ikan dan invertebrata : Paracheirodon axelrodi, Paracheirodon simulans, Carinotetraodon travancoricus, Crossocheilus siamensis, Caridina japonica, dan Neocaridina denticulate.
Keunikan rancangan ini terletak pada moss yang diikat ke dasar akuarium dan menempel di kayu apung.
Silver Prize (Peringkat ke-3)
- Pemilik/Asal : Yuji Yoshinaga/Jepang
- Ukuran/Judul : 45 cm x 90 cm x 45 cm/Time of Eternity (Yaku Island)
- Tanaman air : Hydrocotyle maritima Honda, Hemianthus callitrichoides, Eleocharis sp, dan Fantinalis antipyretica.
- Ikan dan invertebrata : Megalamphodus sweglesi dan Neocharidina denticulate.
Penampilan rancangan ini lebih mirip rancangan daratan ketimbang aquascaping. Namun, keahlian membuat pemandangan gunung yang curam dengan menyusun bebatuan menjadi nilai lebih. Bebatuan itu dapat meningkatkan pH air. Itu sesuai dengan kebutuhan tanaman air. Beberapa elemen tersusun rinci meski berada di ruangan terbatas, misalnya Hemianthus callitrichoides yang mengisi ruang di antara bebatuan.
Bronze Prize (Peringkat ke-6)
- Pemilik/Asal : Chow Wai Sun/Hongkong
- Ukuran/Judul : 152 cm x 55 cm x 45 cm/Towering Peaks
- Tanaman air : Glossostigma elatinoides, Hydrocotyle maritime, Limnophila sp (Vietnam), Rotala verticillaris, Fissidens fontanus, dan Fontinalis hypnoides.
- Ikan dan invertebrata : Paracheirodon simulans, Otocinclus sp, Crossocheilus siamensis, dan Neocaridina sp.
Perancang terlihat ahli dalam memilih tekstur dan bentuk bebatuan. Apalagi divariasikan dengan penambahan aneka tanaman air untuk memecah kebosanan. Tahun ini rancangan yang masuk didominasi pemandangan pegunungan. Namun, rancangan karya Chow termasuk yang terbaik.
Bronze Prize (Peringkat ke-7)
- Pemilik/Asal : Lin Tin Chuan/Taiwan
- Ukuran/Judul : 127 cm x 50 cm x 60 cm/Forest-Breath
- Tanaman air : Riccardia chamedryfolia, Hygrophila polysperma var., Fontinalis antipyretica, Vesicularia antipyretica, Bolbitis heudelotii, Microsorum pteropus Windelov. dan Eleocharis sp.
- Ikan dan invertebrata : Hemigrammus bleheri, Trigonostigma espei, dan Carinotetraodon travancoricus
Pengaturan kayu apung membuat pusat gravitasi berada di bagian atas. Meski demikian kestabilan masih terasa dalam rancangan ini. Penggunaan Microsorum sp dan akar panjang semakin menambah kesan alami.
Foto-foto: Takashi Amano
