Tanaman terbaru beradu elok demi menjadi yang terbaik.

Penganugerahan tanaman terbaik salah satu daya tarik GrootGroenPlus (GGP) 2016 di Zundert, Provinsi North Brabant, Belanda. Sekitar 29 tanaman konifer atau berdaun jarum dan semak bersaing menjadi yang terbaik di ajang pameran tanaman taman tahunan itu. Namun, panitia hanya mengizinkan 27 tanaman. “Dua lainnya tidak ikut karena relatif sama dengan tanaman sebelumnya,” kata Ronald Houtman, yang menjuri kontes.

Houtman yang juga wakil presiden Koninklijke Vereniging voor Boskoopse Culturen (KVBC) menyebutkan kriteria utama peserta yakni mesti baru. Pemulia, pekebun, atau pemilik nurseri yang mempunyai koleksi baru boleh mendaftar melalui laman KVBC. Selanjutnya petugas memeriksa kebenaran nama tanaman dan unsur kebaruan. Untuk memastikan kebaruan tanaman, KVBC berkomunikasi dengan pekebun senior.
Penghargaan

Di kontes tahunan itu 12 juri menilai kandidat yang lolos di ajang GGP 2016. Juri terbagi ke dalam 2 kelompok yaitu bagian konifer dan tanaman semak. Pada 5 Oktober 2016 itu para juri menetapkan 9 tanaman terbaik (Lihat ilustrasi: Sembilan Terbaik). Tiga tanaman mendapat medali emas, tiga lainnya memperoleh medali perak, dan sisanya mendulang medali perunggu.

Kepada Trubus, Ronald menuturkan bahwa kesembilan tanaman itu berhak mendapat apresiasi. Juri tidak hanya memilih tiga tanaman terbaik. “Jika memenuhi syarat, sepuluh tanaman pun memungkinkan mendapat medali emas,” kata pria pemilik konsultan tanaman nurseri, Ronald Houtman Sortimentsadvies, itu. Kriteria penilaian meliputi inovasi, baru, penampilan (misalnya kesehatan tanaman), dan penggunaan (dalam dan luar ruangan).

Tanaman bernilai 35—36 meraih medali perunggu, 37—39 medali perak, dan 40 atau lebih medali emas. Lebih lanjut Ronald mengatakan para pemilik mendapatkan tanaman baru karena menanam dari biji. Dengan begitu sifat tanaman berbeda dengan induk. Yang dianggap bagus dipisahkan dan diperbanyak. Agar tanaman sehat, Ronald menyarankan pemilik agar tanaman cukup mendapat air dan pupuk. (Riefza Vebriansyah)
