Trubus.id — Kampung Bodogol, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengoleksi beragam jenis jenis hoya. Wajar saja, jika Bodogol dikenal sebagai Kampung Hoya. Sebagian koleksi hoya di sana antara lain Hoya pubicalyx, Hoya latifolia,dan Hoya multiflora.
Bodogol Kampung Hoya merupakan kawasan ekowisata yang masuk dalam wilayah Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BTNGGP). Wilayah itu juga ditetapkan sebagai kawasan Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol (PPKAB).
Menurut Ferry Fadli, Ketua Perkumpulan Bodogol Kampung Hoya, kelompok pembudidaya tanaman hoya berdiri sejak 2018. Perkumpulan itu terbentuk setelah digelarnya revitalisasi Bodogol di PPKAB.
Pada kegiatan itulah Ferry dan rekan mendapatkan ide untuk mengembangkan tanaman hoya. Harapannya, tanaman anggota famili Apocynaceae itu dapat dibudidayakan dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.
“Saya berharap dengan budidaya hoya dapat menjadi mata pencaharian pengganti untuk warga ketika perusahaan menarik kembali lahan itu,” kata Ferry.
Sri Rahayu, peneliti Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menyebutkan, dari seluruh kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) yang meliputi resor Bodogol, Cibodas, Selabintana, dan Situgunung, wilayah yang memiliki jenis hoya terbanyak adalah di Bodogol.
Berdasarkan penelitian, di kawasan itu teridentifikasi 8 jenis hoya dari total 10 jenis hoya, yakni Hoya multiflora, Hoya latifolia, Hoya lacunosa, Hoya imperialis, Hoya coronaria, Hoya plicata, Hoya campaulata, dan Hoya vitellinoides.
“Kawasan Bodogol merupakan cagar biosfer kawasan Taman Gunung Gede Pangrango yang kaya jenis hoya,” kata Sri.
Menurut Ferry, ada 13 jenis tanaman hoya di Bodogol Kampung Hoya. Selain 8 jenis hoya yang tumbuh di TNGGP, ia juga mendatangkan hoya dari Pulau Kalimantan, Sumatra, dan Papua.
“Kami berharap bisa memiliki koleksi hoya terlengkap,” tutur Ferry.
Ia mendapatkan tanaman hoya dari kawasan TNGGP. Pihaknya mengaku sudah mendapatkan izin untuk membudidayakan dan mengambil bibit di kawasan itu. Tanaman hoya dari hutan ia budidayakan di dalam rumah tanam seluas 80 m2.
