Friday, January 16, 2026

Kisah Julfia Mengolah Herba

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Jamu bukan sekadar produk kesehatan alami, tetapi perwujudan dari kearifan lokal Indonesia. Pemudi di Dusun Kedungringin, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur Julfia Rasya Putri mengolah jamu menjadi produk dan minuman kekinian.

Saat masih duduk di bangku kuliah, Julfia memutuskan berbisnis olahan rempah seperti jahe, telang, dan bunga rosela. Pasokan bahan baku itu dari 10 petani mitra. Tujuannya menambah nilai panen hasil petani. Javawangi—nama produk Julfia—membidik generasi muda agar gemar mengonsumsi jamu.

“Javawangi membidik milenial yang suka minuman kekinian, tetapi tetap memerhatikan kesehatan,” tutur sarjana pertanian alumnus Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Jember, itu.

Julfia dan tim menargetkan 23 juta atau 40% dari total pasar potensial nasional minuman kekinian yang berjumlah 57,6 juta. Javawangi menargetkan 345.000 kemasan pertahun atau 2% dari segmentasi pasar.

Variasi produk Javawangi memiliki desain yang humanis. (Dok. Julfia Rasya Putri)

Caranya dengan menjadikan jamu enak, salah satunya dengan penambahan madu. Julfia pun getol mengedukasi anak muda agar gemar minum jamu. Total sudah 45 kelompok remaja dan sekolah yang menerima edukasi itu.

Produk Javawangi beragam, misalnya jahe merah kering, teh telang, wedang rose yang berupa campuran secang, teh hijau, dan rosela. Harga rempah kering itu Rp10.000 per 20 g. Pengemasan dalam kantong teh celup.

Selain itu, ia menyajikan rempah menjadi minuman seperti jahe latte, orange lemonade, dan pink lava. Penjualan minuman itu ke kedai-kedai dengan sistem waralaba. Untuk produk rempah kering ia menjual melalui loka pasar dan 20 agen. Dari perniagan itu ia mengantongi omzet belasan juta rupiah saban bulan.

Berkat inovasi-inovasi itu Julfia dan tim Javawangi meraih juara 1 Jagoan Tani Kabupaten Banguwangi 2023. Tim Javawangi memeroleh nilai 1.026 dan mendapatkan hadiah Rp50juta.

Jagoan Tani merupakan ajang menumbuhkan semangat beragribisnis bagi anak muda di Kabupaten Banyuwangi. Menurut Julfia dengan mengikuti perlombaan itu membantu mengakselerasi bisnis Javawangi.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img