Suara gemericik air dalam akuarium sering menciptakan nuansa tenang dan damai di dalam ruangan. Lebih dari sekadar elemen dekoratif, kombinasi suara air dan gerakan lembut ikan ternyata memiliki manfaat terapeutik yang besar bagi kesehatan mental. Sejumlah riset membuktikan bahwa memelihara ikan dapat membantu menurunkan stres, memperbaiki suasana hati, serta meningkatkan kualitas tidur seseorang.
Cracknell et al. (2016) dalam Environment & Behavior Journal menemukan bahwa kehadiran akuarium, baik di rumah maupun di ruang publik, mampu menurunkan detak jantung dan tekanan darah hanya dalam beberapa menit. Efeknya sebanding dengan meditasi ringan atau latihan pernapasan. Suara air dan gerakan ikan menimbulkan rangsangan sensorik yang menenangkan sistem saraf.
Penelitian dari Barcellos, Heloísa H. A. et al. (2018) dalam PeerJ menunjukkan bahwa paparan auditory enrichment berupa musik klasik (Vivaldi) selama 15 hari terhadap ikan zebrafish mampu mengurangi perilaku cemas dan meningkatkan kesejahteraan fisiologis. Ikan-ikan yang terpapar musik tersebut tampak lebih tenang pada tes tank baru (novel tank test) dan tes terang-gelap dibandingkan kelompok kontrol, meskipun tak terjadi perubahan mencolok pada kadar kortisol tubuh secara keseluruhan.
Selain memberikan efek relaksasi, melihat ikan berenang ternyata juga dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus. Studi dari Cole dan Galyon (2023) di Human–Animal Interaction Bulletin menunjukkan bahwa pelajar yang berada di ruang belajar dengan akuarium memiliki tingkat perhatian yang lebih stabil, meningkat hingga 18% dibandingkan kelompok tanpa paparan visual alami. Gerakan ikan yang ritmis membantu otak beristirahat dari paparan digital yang berlebihan.
Dalam praktik terapi psikologis, pendekatan ini dikenal sebagai aquarium therapy. Koga dan Iwasaki (2021) dalam Japanese Journal of Health Psychology menjelaskan bahwa terapi ini efektif diterapkan pada pasien lanjut usia dan individu dengan gangguan kecemasan. Paparan rutin terhadap suara air dan ikan terbukti mampu memperbaiki suasana hati serta mengurangi rasa sepi.
Dengan berbagai hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa suara dan visual dari akuarium memiliki manfaat psikologis nyata. Memelihara ikan tidak hanya memperindah ruangan, tetapi juga menghadirkan ketenangan alami di tengah rutinitas hidup modern yang serba cepat dan penuh tekanan.
(Naya Maura Denisa)
