Trubus — Nisya Wargadipura dan Ibang Lukman Nurdin memproduksi garam herbal. “Ini sebetulnya garam biasa yang diperkaya dengan serbuk herbal,” kata Ibang. Tujuannya untuk memperkuat rasa dan menambahkan khasiat kesehatan pada makanan. “Terutama untuk menu anak-anak yang kalau diberikan herbal mungkin langsung tidak suka,” ujar pengelola Pesantren Ekologis Ath-Thariq di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat itu. Ibang menyediakan antara lain garam herbal rosemary, temulawak, dan fuli pala. Temulawak misalnya, berkhasiat memelihara fungsi hati dan penambah nafsu makan. Garam-garam herbal itu diproduksi oleh para santri Ath-Thariq. (Evy Syariefa)
