Thursday, January 29, 2026

Sirna Mag Karena Herba

Rekomendasi
- Advertisement -
Rimpang kunyit dengan kandungan utama senyawa kurkumin, mampu menurunkan sekresi asam lambung.

Dua tahun menderita mag berakhir setelah rutin mengonsumsi campuran kunyit, sembung, dan kayumanis.

Trubus — Toni Suyudi menahan sakit perut justru ketika malam. Warga Kota Surabaya, Jawa Timur, itu kerap gelisah sehingga sulit tidur. Puncak rasa sakit itu lazimnya pada pukul 03.00.Untuk mengatasinya pria 36 tahun itu mengonsumsi pereda nyeri. Namun, upaya itu gagal meredakan sakitnya, seperti perih karena luka. Itulah sebabnya ia memeriksakan kesehatannya ke rumah sakit di Madiun, Jawa Timur.

Toni Suyudi (kanan) berhasil redakan asam lambung dengan 3 herba. (Dok. Toni Suyudi)

Pemeriksaan ultrasonografi (USG) menunjukkan iritasi di lambung Toni. Dokter menyatakan hal itu akibat konsumsi pereda nyeri dosis tinggi. Selama 2 tahun Toni menjalani hidup sebagai penderita mag. Ketika kambuh, pengusaha bahan bangunan itu terjaga sehingga esoknya lesu dan mengantuk. Padahal, ia mesti melayani konsumen yang datang di toko material.

Bukan penyakit

Menurut dokter di Rumah Sakit Amanda, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dr. Raisa Janet, mag merupakan suatu gejala yang timbul akibat adanya iritasi dan infeksi pada mukosa lambung. Menurut Raisa, tingkat stres dan pola makan dapat mempengaruhi kekambuhan mag. Pemicu mag antara lain, pola makan tidak teratur, mengonsumsi makanan pedas dan berlemak, dan makanan mengandung asam.

Dokter alumnus Universitas Tanjungpura, Pontianak itu mengatakan, pola makan yang tidak teratur akan meningkatkan sekresi asam lambung. Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol juga meningkatkan risiko mag. Penyakit itu banyak menyerang masyarakat. Catatan Badan Kesehatan Dunia (WHO) tingkat kejadian mag di Indonesia mencapai 40%.

Daun sembung dapat membantu relaksasi otot.

Dua tahun menderita mag, membuat Toni yang mengelola toko bangunan terganggu. Pada April 2018 ia mengunjungi adik kandungnya di Bandarlampung. Pada pertemuan itu Toni menceritakan keluhan nyeri lambung yang menderanya selama dua tahun terakhir. Sang adik menyarankan Toni berkonsultasi ke klinik Hortus Medicus di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Klinik Saintifikasi Jamu itu milik Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional.

Toni memenuhi saran adiknya untuk berobat ke klinik itu. Menurut dokter di Klinik Saintifikasi Jamu, dr. Danang Ardiyanto, “Obat pereda nyeri bekerja dengan menghambat pembentukan prostaglandin untuk meredakan nyeri. Padahal, prostaglandin juga melindungi dinding lambung dari asam lambung,” kata Danang.

Sembung versus kembung

Danang meresepkan kapsul mengandung ekstrak rimpang kunyit, daun sembung, dan kayu manis. Ketiga ekstrak herba itu telah tercampur dalam sebuah kapsul. Toni mengonsumsinya tiga kali sehari masing-masing sebuah kapsul sesudah makan. Kombinasi herba anggota famili Zingiberaceae, Asteraceae, dan Lauraceae itu selama dua bulan menunjukkan perbaikan. Frekuensi nyeri lambungnya berangsur menurun.

Semula Toni merasakan perut kembung dan begah pada malam hari, kini tidak lagi. Sejak konsumsi kapsul herba itu, Toni kembali dapat tidur nyenyak tanpa nyeri dan keringat dingin. Pria kelahiran September 1982 itu pun lebih bugar di pagi hari. Itulah sebabnya, Toni pun disiplin mengonsumsi paduan herba.

Senyawa yang terkandung dalam kulit kayumanis mampu menghadang radang lambung.

Pengalaman Toni sejalan dengan riset dr. Sunu Pramadyo, T.I., dr. Danang Ardiyanto, dan dr. Peristiwan Ridha Widhi Astana—ketiganya dari Universitas Gadjah Mada. Kombinasi ketiga herba menunjukkan hasil sinergis dan mengurangi frekuensi kekambuhan dari 9 kali menjadi 4 kali sebulan dengan derajat nyeri yang juga berkurang. Danang menjelaskan bahwa zat rimpang kunyit Curcuma domestica mengandung senyawa aktif kurkumin.

Senyawa aktif kurkumin bekerja dengan cara mengurangi sekresi asam lambung. Kurkumin juga melindungi dari pembentukan lesi pada mukosa lambung. Khasiat kunyit itu diperkuat daun sembung Blumea balsamifera. Daun anggota famili Asteraceae itu mengandung beragam senyawa aktif antara lain borneol, cineole, limonene, dan asam palmitin yang mampu mengatasi tukak lambung.

Sementara itu kulit kayumanis mengandung senyawa flavonoid yang fungsinya melawan pembentukan ulkus di lambung. Demi menjaga kesehatan, Toni juga berhenti mengonsumsi kopi. Kini Toni terbebas dari sakit mag setelah konsumsi kunyit, sembung, dan kayumanis. (Hanna Tri Puspa Borneo Hutagaol)

Previous article
Next article
Artikel Terbaru

Kenapa Mangga Tidak Berbuah? Inilah Penyebab dan Solusinya

Mangga yang tidak berbuah umumnya dipengaruhi masalah fisiologi tanaman. Terutama ketidakseimbangan fase vegetatif dan generatif. Tanaman yang terlalu subur...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img