Tuesday, February 27, 2024

Alat Pengukur Kebutuhan Pupuk Nitrogen untuk Padi

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan Reny Smart. Reny Smart merupakan alat pengukur kebutuhan pupuk nitrogen padi digital menggunakan Computer Vision pada program aplikasi android.

Mahasiswa yang mengembangkan Reny Smart itu tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Karya Inovatif (PKM-KI). Kehadiran inovasi itu memberikan kesempatan petani untuk mengembangkan padi yang bermutu tinggi melalui pemupukan yang lebih presisi dengan mudah dan murah.

Petani di Indonesia umumnya memperbaiki kandungan nitrogen pada padi melalui pemupukan urea yang diaplikasikan dengan takaran yang tidak standar dan cenderung menganggap semakin banyak semakin baik.

Padahal, nitrogen merupakan kebutuhan makro bagi tumbuhan padi. Namun, padi dengan kandungan nitrogen tinggi akan cenderung lebih berair, lemas, tebal dan membuatnya mudah terserang hama serta mudah rusak.

Sementara padi dengan tingkat nitrogen rendah akan tumbuh kerdil, kuning, kering, perakaran terbatas dan memiliki produksi biomassa yang rendah. Solusi yang pernah dihadirkan untuk pemupukan padi yang presisi sebelumnya adalah Bagan Warna Daun (BWD) yang dikeluarkan oleh International Rice Research Institute (IRRI).

Teknologi tersebut telah diadopsi massal tetapi memiliki kelemahan seperti penggunaan yang tidak praktis, pengukuran yang bias karena mengandalkan mata dan persepsi individu petani, memakan waktu dan belum lagi harga plat BWD yang mahal dikarenakan ketersediaan yang terbatas. 

Berdasarkan latar belakang tersebut, lima mahasiswa IPB berinisiatif membuat alat penghitung kebutuhan pupuk nitrogen padi bernama Reny (Rice Nitrogen Analyst Rapid Tools).

Inovasi tersebut merupakan gabungan dari aplikasi bernama Reny Smart dan perangkat fisik Light Box.  Ketua tim PKM-KI, Farhan Ali Alfarizi, menjelaskan, Reny bekerja layaknya Bagan Warna Daun (BWD) dengan mengandalkan Computer Vision pada aplikasi android.

Aplikasi ini memanfaatkan daun padi yang diambil gambarnya sebanyak 10 sampel dan dianalisis warnanya lalu digolongkan ke dalam skala warna BWD. Dengan demikian, petani dapat mengetahui berapa kebutuhan pupuk nitrogen pada padinya dengan lebih mudah.

Reny Smart didesain untuk lebih murah dan lebih mudah dijangkau oleh pengguna, dimana dalam hal ini pengguna hanya tinggal mengunduh program Reny Smart di Playstore,” papar Farhan, dilansir dari laman IPB.

Tidak hanya itu, Farhan juga menuturkan bahwa penggunaan Computer Vision akan mengurangi bias pengukuran dari petani. Penggunaan Computer Vision juga membuat petani buta warna sekalipun, dapat dengan mudah menggunakannya.

Adapun penggunaan Light Box sebagai alat pendukung Reny Smart, berfungsi sebagai bentuk kalibrasi cahaya dan isolasi dari daun yang difoto agar hasil pengukuran lebih presisi lagi.

“Alat ini sudah diimplementasikan langsung pada padi di Sawah Baru Ciherang, Bogor, Jawa Barat,” kata Farhan.

Pembuatan alat ini dibimbing langsung oleh Dr. Supriyanto, dosen IPB dari Departemen Teknik Mesin dan Biosistem. Selain Farhan, tim PKM IPB Reny Smart lainnya yakni Alfon Jones, Bambang Ferdiansyah, Adhen Fakhri Rimawan dan Agus Kurniawan.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Inovasi Pakan Itik: Riset Ilmiah Membuktikan Eceng Gondok Terfermentasi Meningkatkan Bobot Itik

Trubus.id—Riset ilmiah membuktikan eceng gondok terfermentasi meningkatkan bobot itik. Siska Fitriyanti, S.Si, M.P., peneliti muda di Badan Penelitian dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img