Monday, April 27, 2026

Atasi Buah (Pentil) Mangga Rontok dan Tidak Berbuah

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.Id—Sejumlah pekebun mangga kerap mendapati pohon mangga produktif tapi buah (pentil) sering rontok. Masalah lain buah mangga pecah-pecah dan masam. Apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya? Berikut langkah mengatasinya.

Buah (Pentil) Mangga Rontok

Penyebab pentil mangga rontok tergantung musim. Pada musim hujan penyebabnya adalah cendawan Colletotrichum sp penyebab penyakit antraknosa. Cendawan itu merusak bunga dan malai.

Indikasinya malai berwarna hitam sementara bunga dan pentil rontok. Untuk mengatasinya, semprotkan fungisida berbahan aktif mankozeb, tembaga oksida 56%, propineb 70%, atau klorotalonil 75% dengan dosis sesuai anjuran dikemasan. Frekuensi penyemprotan dua kali seminggu.

Lakukan penyemprotan sejak terbentuknya bunga hingga menjadi pentil. Pada musim kemarau intensitas sinar matahari tinggi. Akibatnya suhu udara di sekitar tanaman meningkat. Pohon berusaha mengurangi penguapan dengan membentuk lapisan absisi.

Hal itu memicu rontoknya bunga dan pentil. Untuk mencegahnya, tingkatkan intensitas penyiraman hingga tanah basah untuk meningkatkan ketersediaan air.

Mangga Tidak Berbuah

Walau induknya bagus dan berbuah lebat, mungkin saja turunannya enggan berbuah. Hal ini dipengaruhi kondisi tanah dan lingkungan tumbuh. Ujung cabang yang kering terserang cendawan Gloeosporium mangifera.

Selama penyakit ini masih menyerang, tanaman tidak mungkin berbuah karena bakal buahnya tidak berkembang. Cara mengatasinya, semua pucuk cabang tanaman dipangkas. Kemudian, semprot atau suntik tanaman dengan fungisida.

Untuk pupuk, Anda dapat menggunakan pupuk kandang atau kompos matang sebanyak 20—40 kg/pohon. Tunas baru yang tumbuh lemah dipangkas saja, sisakan 2—3 tunas per cabang.

Mangga Bangkok Pecah-Pecah

Buah mangga belah ketika mulai besar di pohon disebabkan kombinasi beberapa hal, seperti kepekaaan varietas, batang bawah, cuaca ekstrim, dan defisiensi unsur hara. Diagnosis faktor yang paling berpengaruh perlu pengamatan dan data lebih lengkap.

Beberapa varietas rawan buah belah sebelum masak karena secara genetik daging buah tidak atau kurang berserat. Contohnya seperti Maha, Malgoa, dan Gundu (introduksi dari Malaysia dan India).

Kemungkinan mangga Thailand mempunyai kelemahan yang sama. Kepekaan ini akan lebih terlihat bila dikaitkan dengan jenis batang bawah yang dipakai.  Kombinasi batang bawah lokal (Indonesia) dengan entris introduksi menimbulkan ketidakcocokan yang menimbulkan masalah di buah. 

Perubahan cuaca ekstrim (musim hujan ke kemarau/sebaliknya) atau siang panas, sore hujan lebat, ditambah kandungan kalsium dalam kulit buah rendah, membuatnya tidak elastis menghadapi perubahan tekanan air yang tiba-tiba.

Antisipasinya dengan cara mencegah air berlebih setelah masa kering yang panjang. Buat saluran pembuangan atau pakai mulsa penahan air. Pakai pupuk tulang (blood & bone), rock phospate, dan unsur hara mikro yang mengandung boron.


Artikel Terbaru

Kemegahan Macfrut 2026: Pameran Buah dan Sayur Internasional Resmi Dibuka, Soroti Daya Saing dan Kemitraan Global

Pameran internasional rantai pasok buah dan sayuran, Macfrut 2026, akhirnya resmi membuka pintu untuk edisi ke-43. Berlokasi di Rimini...

More Articles Like This