Monday, August 8, 2022

Bangkit Gairah karena Romansa

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Kacang hijau dan kedelai terbukti empiris meningkatkan stamina pria dewasa.

Kacang hijau terbukti empiris meningkatkan stamina pria dewasa.
Kacang hijau terbukti empiris meningkatkan stamina pria dewasa.

Sejak pertengahan 2005, Sahrial “dingin” di atas ranjang. Warga Kota Medan, Sumatera Utara, itu mempertaruhkan harga diri sebagai lelaki. Sahrial merasakan keluhan itu setelah menjalani operasi ambeien. “Dokter mengatakan operasi itu mempengaruhi kejantanan saya,” kata pria berumur 45 tahun itu. Ia mencoba berbagai cara untuk menghangatkan kembali kehidupan di atas ranjang.

Sayang, beragam upaya itu tak kunjung mengatasi persoalannya. Menurut anggota staf Bagian Epidemiologi dan Penyakit Tropik, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, dr Ari Udiyono MKes FIAS, disfungsi ereksi seperti pada kasus Sahrial menggambarkan ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang cukup untuk berhubungan seksual dengan baik.

Disfungsi ereksi
Ari Udiyono yang meraih Fellow Indonesia Association of Sexology (FIAS) dari Universitas Udayana, mengatakan, penyebab disfungsi eresi (DE) meliputi faktor psikis dan fisik. Faktor psikis terbagi menjadi tiga bagian yakni predisposisi, presipitasi, dan pembinaan. Predisposisi misalnya pandangan negatif terhadap seks, trauma seksual, minim pendidikan seks, dan mitos tentang seks.

Hambatan psikis karena adanya gangguan fisik, penuaan, depresi, kecemasan, dan kehilangan pasangan termasuk faktor presipitasi. Sementara faktor pembinaan meliputi pengalaman seksual sebelumnya, hilangnya daya tarik pasangan, dan komunikasi yang kurang baik. Faktor fisik dikelompokkan menjadi empat aspek yaitu hormonal, vaskulogenik, neurogenik, dan iatrogenik.

Lebih lanjut Ari mengatakan ereksi terjadi karena adanya pembendungan aliran darah yang masuk ke dalam korpus kavernosa penis.

Kehidupan ranjang Sahrial membaik setelah mengonsumsi romansa.
Kehidupan ranjang Sahrial membaik setelah mengonsumsi romansa.

Semua komponen baik anatomi (otot, saraf simpatis dan parasimpatis, serta pembuluh darah), biokimiawi (nitrit oksida, cGMP, dan PDE-5), dan psikis terlibat dalam mekanisme yang rumit. Aliran darah yang masuk ke dalam penis terbendung karena pembuluh darah balik terjepit akibat relaksasi otot polos. Dampaknya terjadilah pembesaran penis dan ereksi.

Hindari merokok
Keengganan penis ereksi terjadi karena pembendungan aliran darah terganggu. Belum ada data pasti jumlah penderita disfungsi ereksi di Indonesia.

Ari memprediksi sekitar 10% pria menikah di tanahair menderita gangguan seksual itu. Disfungsi ereksi salah satu keluhan yang dihadapi pria dewasa berumur sekitar 35 tahun. Saat itu kadar testosteron menurun hingga 25%. Disfungsi ereksi bisa terjadi lebih awal jika menderita diabetes mellitus dan penyakit jantung koroner. “Makin tinggi usia, semakin berpeluang terkena disfungsi ereksi,” kata Ari.

Menurut Ari momok kaum pria itu bisa disembuhkan jika semua faktor penyebab, baik psikis maupun nonpsikis diketahui. Bila terdapat faktor risiko seperti diabetes, dislipidemia, dan obesitas, maka gangguan kesehatan harus dikendalikan terlebih dahulu.

Agar terhindar disfungsi ereksi Ari menyarankan kaum pria beraktivitas fisik yang baik, menghindari rokok, mengonsumsi makanan bergizi, dan menghindari konflik psikis. Meskipun penuaan tidak bisa dihindari, dengan menjaga kualitas hidup, disfungsi ereksi dapat dihindari dan kualitas hubungan seksual tetap bisa dipertahankan. Pada pertengahan 2015 seorang kawan menganjurkan Sahrial mengonsumsi larutan fermentasi berbahan kacang hijau dan kedelai.

Minuman fermentasi

dr Ari Udiyono MKes FIAS, pengajar di Bagian Epidemiologi dan Penyakit Tropis Universitas Diponegoro.
dr Ari Udiyono MKes FIAS, pengajar di Bagian Epidemiologi dan Penyakit Tropis Universitas Diponegoro.

Menurut Sahrial, “Selain berkhasiat kesehatan, ramuan itu juga baik untuk kejantanan.” Pembuatan ramuan itu mudah dan sederhana (baca boks: Olah Romansa). Ia menyebut larutan fermentasi itu ramuan untuk manusia atau romansa. Anggota staf Administrasi Veteran Kodam I/BB itu mengonsumsi ramuan itu 2 kali sehari. Selang sebulan ia merasakan perubahan. “Daya seksual saya meningkat,” kata kelahiran Medan, Sumatera Utara, itu.

Kini kehidupan ranjang Sahrial kembali hangat. Bahkan frekuensi “pertemuan” pun melonjak drastis menjadi 4—5 kali, semula sekali sepekan. Sang istri pun mengonsumsi romansa. Efek lainnya tubuh Sahrial tetap segar dan bugar ketika bangun tidur meski sehari sebelumnya beraktivitas berat. Hingga kini belum ada riset ilmiah yang membuktikan peran bahan pembuat romansa mengatasi disfungsi ereksi. Bahan penyusun romansa didugatidak secara langsung mengatasi disfungsi ereksi.

“Bahan makanan itu lebih berperan meningkatkan kualitas sperma,” kata Ari yang tengah menyelesaikan program pendidikan doktor Ilmu Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Lebih lanjut Ari menuturkan faktor psikis dan sugesti lebih berperan pada kasus Sahrial yang kualitas ereksinya lebih baik setelah mengonsumsi romansa.

Ilustrasi: Bahrudin
Ilustrasi: Bahrudin

Dokter dari Klinik Hortus Medicus, Tawangmangu, Jawa Tengah, dr Danang Ardiyanto, pun belum pernah menyarankan pasien mengonsumsi kacang hijau untuk mengatasi disfungsi ereksi. “Saya lebih banyak memberikan konseling sebagai terapi disfungsi ereksi karena kebanyakan kasus terjadi akibat faktor psikologis,” kata Danang yang kerap meresepkan herbal untuk mengatasi berbagai penyakit. (Riefza Vebriansyah)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img