Tuesday, July 23, 2024

Baobab Penghias Kafe

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Baobab (Adansonia digitata) lazim tumbuh di lahan terbuka sebagai elemen taman maupun tanaman peneduh. Harap mafhum, pohon anggota famili Malvaceae itu tumbuh meraksasa hingga 25 meter dan berdiameter 14 meter.

Namun, Jordy Liong justru memanfaatkan baobab sebagai tanaman penghias ruangan di kafe miliknya di Menteng, Jakarta Pusat. Jordy menanam baobab di dalam bangunan kaca. Interior ruangan berpadu apik dengan keberadaan baobab yang tumbuh gemuk dan segar.

Diameter batang sekitar 40 cm. Tinggi pohon hampir menyentuh atap kaca setinggi 6 m. Jordy memasang pagar kayu di sekeliling baobab. Tujuannya memberikan jeda bagi tanaman dengan properti maupun aktivitas pengguna ruangan.

Pemilik Ombe Kofie itu menuturkan, baobab populer sebagai pohon kehidupan. “Saya berharap kehadiran baobab di dalam ruangan pun turut memberikan kehidupan bagi sekitarnya,” kata Jordy.

Dekorasi alami itu menarik perhatian pengunjung. Jordy memanfaatkan jasa perancang taman untuk mengatur ruang tumbuh yang pas bagi baobab. Semula bangunan kaca itu adalah halaman belakang dari sebuah rumah kuno khas Belanda.

Jordy memercayakan pengaturan tanaman seharga Rp70 juta itu kepada perancang taman di Kecamatan Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Friesia Sutjiati Widjaja. Friesia memindahkan baobab berumur 10 tahun itu dari Kota Tangerang, Provinsi Banten, pada 2019.

Saat itu halaman belakang rumah kuno milik Jordy masih berupa tanah lapang alias belum dibangun rumah kaca. Friesia membutuhkan 20 orang untuk menggotong tanaman kerabat randu itu. Ia begitu hati-hati ketika menanam baobab agar akar tanaman tetap utuh.

Setelah berhasil dipindahtanamkan, pohon baobab itu dirawat dengan serius, mulai dari pemenuhan kebutuhan air, nutrisi hingga penanganan hama dengan pestisida. Berkat perawatan itu, lima bulan kemudian, pohon baobab berhasil tumbuh subur di ruang kafe itu.

Pohon baobab sebagai tanaman penghias, berhasil memikat pengunjung datang ke kafe. “Selain kopinya enak, saya suka dengan suasana kafe yang asri dan estetis,” tutur Javelin, pengunjung yang kerap mendatangi kafe. Ia bisa menyeruput secangkir kopi panas sembari menikmati raksasa elok.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Pakai IoT di Kebun Jeruk, Hasil Panen Optimal

Trubus.id—Penggunaan internet of things (IoT) untuk pertanian turut membantu meningkatkan hasil panen dan kualitas produk. Pekebun jeruk di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img