Thursday, May 14, 2026

Bawang Merah Komoditas Pangan Strategis, Omzet hingga 120 Juta

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Selama ini sentra bawang merah paling terkenal yaitu Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Ternyata tidak hanya Brebes yang mengembangkan bawang merah. Daerah lain seperti Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah kini juga menanam bawang merah.

Menurut Subkoordinator Hortikultura, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Kartika Tati, S.P., M.M., luas kebun bawang merah di Kabupaten Demak mencapai 6.748 ha dengan produksi 51.081 ton dan produktivitas 7,6 ton per ha. Siapa sangka Kabupaten Demak menjadi salah satu sentra bawang merah di tanah air.

Salah satu pekebun Muslikhudin mengaku senang tiada terkira. Pasalnya ia memanen 7 ton bawang merah dari lahan 7.000 m2 pada penghujung 2023. Pekebun bawang merah asal Desa Bremi, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, itu menjual hasil panen seharga Rp15.000 per kg untuk bawang ukuran kecil.

Sementara untuk bawang berukuran besar berharga Rp17.000— Rp18.000 per kg. Harga itu untuk bawang merah basah atau yang disimpan 3 hari setelah panen. Dengan harga jual itu ia memperoleh omzet Rp105 juta—Rp126 juta.

Harga jual bawang merah saat ini boleh dibilang tinggi. “Pada awal 2023 pekebun pernah menjual bawang merah dengan hanya Rp7.000—Rp9.000 per kg,” kata Muslikhudin.  Saat musim tanam pada September 2023 harga benih juga tergolong murah yakni hanya Rp15.000—Rp17.000 per kg.

Padahal harga benih mencapai Rp50.000 per kg bila sedang mahal. “Pada musim tanam Juni 2023 harga benih menyentuh harga Rp40.000 per kg,” kata Muslikhudin. Dengan harga benih itu, pantas ia bisa menikmati keuntungan ganda.

Menurut Direktur Pengembangan Agribisnis Pasar Komoditi Nasional (Paskomnas) Indonesia, Soekam Parwadi, kehadiran Demak dan Bogor sebagai penghasil bawang merah menunjukkan bahwa sentra bawang merah tidak hanya di Brebes.

Anggapan itu tidak mengherankan. Alasannya produksi bawang merah nasional yang hampir 1 juta ton/tahun itu lebih dari 39,5% dari berasal dari Brebes.

“Bawang merah hingga saat ini masih menjadi salah satu komoditas pangan strategis yang sering memicu inflasi bersama cabai. Secara nasional, produksi bawang merah surplus lebih dari 200.000 ton/tahun. Namun, kenyataannya menjadi masalah setiap tahun,” kata Soekam.

Anda bisa membacanya lebih lanjut di Majalah Trubus Edisi 650 Januari 2024. Majalah Trubus mengupas tuntas prospek agribisnis 2024. Dapatkan Majalah Trubus Edisi 650 Januari 2024 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.


Artikel Terbaru

PFI Perkuat Peran Filantropi sebagai Penggerak Solusi Nasional dalam Rapat Umum Anggota 2026

Trubus.id – Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) menegaskan peran strategis filantropi sebagai penggerak solusi atas berbagai tantangan pembangunan nasional dalam Rapat...

More Articles Like This