Monday, August 8, 2022

Beda Amerika dan Asia

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Pernah membandingkan bentuk mangga arumanis asal Cirebon dengan sunset dari Florida? Rona merah kekuningan mendominasi jenis mangga asal benua Amerika, seperti sunset, tom grumble, atau irwin. Selain itu bagian yang dapat dimakan banyak karena daging lebih tebal. Musababnya biji kecil lantaran hanya memuat 1 lembaga. Efeknya, setiap biji hanya mampu menumbuhkan 1 tunas – sifat yang disebut monoembrionik.

Sebaliknya, warna hijau mendominasi jenis asal Asia Tenggara seperti arumanis, golek, atau cengkir. Jenis asal Asia Tenggara dapat memunculkan hingga 4 tunas dari biji alias poliembrionik berbiji besar. Sebenarnya, ‘Semua jenis mangga di dunia berasal dari India,’ kata Sobir PhD, kepala Pusat Kajian Buah-buahan Tropika IPB, Bogor, Jawa Barat. Toh, meski berkulit hijau dan berbiji besar, Mangifera indica asal Asia Tenggara toleran serangan Colletotrichum gloeoesporoides. Cendawan itu penyebab penyakit antraknosa, yang memunculkan lesi hitam pada daging buah.

Jika kemudian jenis kulit merah populer di benua Amerika, ‘Itu lantaran preferensi mereka,’ kata Drs H Hendro Soenarjono, pakar buah di Bogor. Perbedaan itu murni karena genetik, bukan lantaran perbedaan lama penyinaran matahari. Terbukti, Sahril Sidik, hobiis tanaman buah, sukses menanam 11.000 pohon irwin di lahan 100 ha di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Pada musim panen, Sahril mampu mengirim buah sebanyak 4 ton/minggu ke Jakarta.***

Previous articleTiram untuk Ningrat
Next articleDari Sarang Masuk Botol
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img