Friday, January 16, 2026

Berkebun Anggur via Telepon

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Dwi Agus Priyanto merasa terbantu dengan adanya teknologi yang mendukungnya dalam berkebun anggur. Pekebun di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, itu membudidayakan 110 tanaman anggur.

Berkat bantuan teknologi, tanaman anggur di kebunnya berbuah lebat. Tajuk tanaman segar tanda tanaman sehat. Sejak September 2022—Juli 2023 ia memanen 90 kg anggur (2 kali pemetikan) dari 110 tanaman. Artinya setiap panen menghasilkan 45 kg anggur.

Dwi merasa senang karena panen sebelumnya hanya menghasilkan 9 kg anggur setiap panen. Peningkatan produksi hingga 5 kali lipat itu karena ia  menerapkan internet of things (IoT).

“Sistem pertanian yang terintegrasi dengan jaringan internet mempermudah perawatan tanaman,” kata Dwi.

Ia hanya perlu memantau kondisi tanaman melalui telepon genggam. Pemupukan dan penyiraman dikerjakan secara otomatis. Ia mempercayakan pemupukan dan penyiraman pada peranti pintar yang digunakan sejak September 2022.

Dwi memanfaatkan teknologi sensorik yang terhubung dengan panel untuk mendeteksi kesuburan tanah. Dwi menancapkan sensor berupa logam runcing sedalam 7 cm di sudut bedengan anggur.

Sensor berfungsi menangkap sejumlah instrumen seperti tingkat kelembapan, suhu, dan pH tanah. Begitu pula unsur makro meliputi nitrogen, fosfor, dan kalium. Panel lantas menerjemahkan kandungan semua instrumen yang terbaca menjadi angka atau nilai yang mudah dipahami pengguna. Alat itu memudahkan Dwi menentukan dosis pupuk yang tepat.

Anda bisa membaca cara kerja alat itu dan kelebihannya secara lengkap di Majalah Trubus Edisi 645 Agustus 2023. Dalam edisi khusus itu, Majalah Trubus mengupas tuntas 36 inovasi pertanian unggulan.

Dapatkan Majalah Trubus Edisi 645 Agustus 2023 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img