Friday, January 16, 2026

Berpadu Atasi Asam Urat

Rekomendasi
- Advertisement -

Kombinasi empat tanaman antara lain sidaguri dan tapak liman manjur mengatasi asam urat.

Tempuyung efektif turunkan asam urat dikombinasikan dengan mahkota dewa, tapak liman, dan sidaguri.

Trubus — Hampir sepuluh tahun Jamilah menahan sakit setiap bangkit dari duduk. Ia merasakan nyeri luar biasa di persendian kaki, terutama jari kaki dan lutut. Perempuan berusia 50 tahun itu hanya tinggal berdua dengan putri sulungnya, Farmita Djailani, di Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Kondisi itu terjadi sejak 2011. Bahkan saat parah, Jamilah tidak sanggup naik-turun tangga di rumahnya.

Jamilah mencoba berbagai obat untuk mengatasi penderitaannya itu. Farmita mengatakan, ada obat yang cocok tetapi nyeri akan kambuh setelah berhenti konsumsi obat itu. Hasil pengecekan dokter membuktikan, kadar asam urat Jamilah relatif tinggi, yakni 8,2 mg/dl. Kadar normal asam urat bagi perempuan dewasa mencapai 6,7 mg/dl. Jamilah gemar mengonsumsi penganan pemicu asam urat seperti gorengan.

Muncul mendadak

Dari kiri Jamilah menggendong cucu dan Farmita Djailani. (Dok. Farmita Djailani)

Menurut dokter di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT), dr. Danang Ardiyanto, gejala nyeri bisa mengindikasikan dua hal yakni asam urat atau rematik. “Asam urat adalah penyakit akibat tingginya kadar asam urat dalam tubuh. Sementara itu rematik atau rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan sendi meradang dan kaku,” kata Danang.

Koordinator Rumah Riset Jamu Hortus Medicus Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, itu menjelaskan nyeri akibat asam urat biasanya muncul mendadak dan langsung menyebabkan sensasi nyeri yang luar biasa.

Mahkota dewa Phaleria macrocarpa membantu mengatasi asam urat. (Dok. Trubus)

Gejala nyeri pertama kali muncul di jempol kaki. Setelah itu, nyeri lazimnya muncul di bagian yang sama. Tak jarang sensasi hangat juga menyertai nyeri akibat asam urat. Dokter alumnus Universitas Gadjah Mada itu menyebutkan nyeri rematik biasanya muncul perlahan.

Nyeri akibat rematik lumrah muncul pada persendian dengan ukuran kecil seperti jari-jari tangan. Lokasinya pun cenderung tak menentu dan dapat terjadi pada bagian tubuh yang lebih luas. Melihat kondisi orang tuanya tidak kunjung membaik, Farmita hampir patah arang. Ia berupaya mencari kesembuhan, tetapi belum tercapai.

Teknologi nano

Pada awal 2019, Farmita memperoleh ramuan cair dari mahkota dewa Phaleria macrocarpa, tapak liman Elephantopus scaber, sidaguri Sida rhombifolia, dan tempuyung Sonchus arvensis. Herbalis di Plumpang, Jakarta Utara, Ning Harmanto, yang meracik ramuan tanaman obat itu. Ia menyebutnya jamtik—akronim dari jamu asam urat dan rematik.
Rasanya perpaduan masam dan sedikit manis lantaran terdapat bahan tambahan nektar madu dan gula aren. Ramuan itu tetap lezat di lidah. Jamilah rutin minum ramuan itu tiga kali sehari masing-masing dua sendok makan sebelum makan. Sepekan berselang, Jamilah merasakan tubuhnya lebih segar.

Herbalis di Jakarta Utara, Ning Harmanto. (Dok. PT Mahkotadewa Indonesia)

“Saya ingat betul perubahan mama setelah habis sebotol dalam waktu satu minggu. Mama sudah bisa naik-turun tangga dan tidak sakit saat bangkit dari duduk,” kata Farmita. Ia menemani ibundanya ke dokter untuk mengecek kadar asam urat. Hasilnya kadar asam urat pun kembali normal. Jamilah berhenti mengonsumsi ramuan itu beberapa hari. Namun, nyeri sendi Jamilah tak gampang kambuh.

Jamilah bisa beraktivitas seperti biasa bahkan menggendong cucu tanpa mengeluh sakit di persendian. Menurut Ning Harmanto ramuan itu membantu menurunkan kadar asam urat sangat cepat. Ia mengolahnya dengan teknologi nano.

Teknologi itu mengubah zat aktif yang terkandung pada herba menjadi molekul sangat kecil berukuran nano sehingga relatif cepat bereaksi. Seduhan dari bahan yang sama tentu memberikan hasil berbeda dengan bahan yang diolah dengan teknologi nano. Ning menuturkan, ramuan empat tanaman itu juga manjur mengatasi rematik.

Perbanyak air putih

Perbanyak minum air putih agar terhindar dari asam urat. (Dok. Trubus)

Danang juga kerap menangani pasien asam urat. Dokter itu meresepkan beragam tanaman obat (lihat boks: Resep Atasi Asam Urat). Menurut Danang mencegah tetap lebih baik daripada mengobati. Itulah sebabnya Danang maupun Ning Harmanto menekankan untuk menjaga pola makan sehat agar kadar asam urat tetap normal.

Ning menyarankan pasien menghindari makanan pemicu asam urat tinggi seperti makanan yang digoreng, makanan berlemak, jeroan, dan kacang-kacangan. “Minum air putih 2 liter per hari. Kalau bisa minumnya serba hangat dan jangan minum es,” ujar Ning Harmanto.

Menurut Danang pasien sebaiknya menjauhi alkohol dan minuman ringan bergula terutama yang mengandung fruktosa. Selain itu rajinlah memeriksakan tekanan darah. Musababnya penyakit asam urat kerap terjadi pada orang dengan tekanan darah tinggi. (Sinta Herian Pawestri)

Resep Atasi Asam Urat

Bahan
– Daun tempuyung Sonchus arvensis 6 gram (*)
– Kulit kayu secang Caesalpinia sappan 15 gram
– Daun kepel Stelechocarpus burahol 9 gram
– Rimpang temulawak Curcuma xanthorriza 9 gram
– Rimpang kunyit Curcuma longa 9 gram
– Daun meniran Phyllanthus niruri 9 gram.
(*) gram kering

Cara mengolah
– Seduh semua bahan kering itu dengan air panas. Biarkan 15—20 menit seduhan, lalu saring, dan minum sekali sehari.
– Konsumsi seduhan saat pasien merasakan nyeri ringan, bukan ketika kondisi sangat nyeri. Keluhan nyeri berkurang setelah konsumsi rutin sekali sehari selama sepekan.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img