Wednesday, August 17, 2022

Telang untuk Korona

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Bunga telang mengandung berbagai zat bioaktif yang membantu mengatasi Covid-19. (Dok. Trubus)

Bunga telang membantu mengatasi virus korona.

Trubus — Lewat tengah hari 30 April 2020, Prof. Dr. Ir. Joko Santoso, M.Si. demam. Pengajar mata kuliah Pangan Hasil Perikanan di Departemen Teknologi Hasil Perikanan Institut Pertanian Bogor itu terpaksa membatalkan puasa sunah pada Kamis. Ia meminum obat pereda demam. Pada sore harinya Joko dan istri meluncur ke rumah sakit di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di sana menjalani pemotretan toraks atau bagian dada.

Berdasarkan citra foto toraks dan tes darah, dokter menyatakan Joko sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Namun, saat itu ia harus meluncur ke tempat berbeda untuk menjalani tes rapid dan uji swab. Rumah sakit itu merujuknya ke rumah sakit pemerintah yang merawat penderita Covid-19. Di sana Joko Santoso justru diare sampai tiga kali. Dokter menyatakan, hasil tes darah justru lebih buruk dan merekomendasikan karantina.

Konsumsi telang

Prof. Dr. Ir. Joko Santoso, M.Si. membuktikan khasiat telang. (Dok. Pribadi)

Setelah pemeriksaan itu Joko dan istrinya pulang. Di rumah, ia justru muntah-muntah. Joko lalu berkomunikasi dengan Pusat Penanggulangan Covid-19 IPB untuk mengonfirmasi kemungkinan terjangkit virus korona. “Saya tidak merasa sesak napas padahal informasinya Covid-19 menyerang pernapasan,” katanya. Pada Jumat 1 Mei 2020 malam, ia datang kembali ke rumah sakit yang menangani penderita Covid-19. Istri dan anak Joko pun menjalani tes swab, untung hasilnya negatif. Ia langsung menuju IGD dengan prosedur penanganan korona lalu menjalani perawatan.

Istri dan anak-anak serta pembantu mengungsi lalu rumah Joko didisinfektan. Istri Joko menandatangani pernyataan yang isinya setuju bahwa rumah sakit tidak akan memberikan perawatran apa pun kalau Joko mengalami gagal jantung. Poin lain, jika meninggal dalam perawatan maka Joko harus menjalani pemakaman sesuai standar Covid paling lama dua jam pascakematian. “Padahal belum tentu saya sakit Covid,” katanya. Bersama penderita Covid lain, mereka berenam dalam IGD bagian khusus Covid.
Tirai yang menggunakan plastik, umumnya kain, mengingatkannya kepada unit

Kerap dijumpai tumbuh liar, bunga telang memiliki banyak zat berkhasiat.

penyimpanan dingin di pabrik udang. “Mungkin tujuannya agar mudah terlihat dan mudah dibersihkan,” katanya. Kerabat atau saudara terlarang membesuk. Komunikasi hanya menggunakan telepon seluler. Diare yang terasa sejak sebelum masuk perawatan berlanjut hingga lima hari pertama perawatan. Mulut terasa pahit sehingga nafsu makan lenyap.

Pada Senin 4 Mei 2020 ia menjalani uji swab lalu pindah ke kamar sendiri. Hasil swab baru muncul pada Rabu 6 Mei 2020, menyatakan bahwa Joko positif mengidap Covid. Saat itu, setelah menjalani perawatan sejak Jumat, kondisinya membaik. Perut tidak mual, diare pun pulih. Kolega dan kerabat mengirimkan berbagai suplemen untuk meredam efek negatif Covid-19. “Suplemen atau herbal apa saja yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah saya konsumsi,” katanya.

Joko rutin mengonsumsi seduhan bunga telang. Serbuk siap seduh itu praktis, Joko tinggal menambahkan air panas lalu meminumnya setelah dingin. Ia mengonsumsi setengah sendok teh serbuk telang dalam segelas air setiap pagi dan malam. Saat itu ia hanya tahu bahwa minuman itu berasal dari bunga telang tanpa tahu wujud bunganya. Selama di sana, ia memaksakan diri makan meski mulut terasa pahit.

Isolasi mandiri

Setiap pagi Joko rutin berolahraga. Dokter yang bertugas menyatakan, virus korona yang menjangkiti Joko Santoso menyerang sistem pencernaan alih-alih sistem respirasi. Pada hari ke-23, dokter menawari Joko pulang dengan syarat ada kamar khusus lengkap dengan kamar mandi dalam. Gunanya mengisolasi diri sehingga ia tidak bersentuhan dengan keluarga. Luas ruangan itu juga harus memadai untuk berolahraga dan terkena sinar matahari sehingga bisa berjemur.

Bunga telang kering kerap dijadikan pewarna alami.

Kebetulan lantai atas rumahnya memenuhi syarat itu sehingga Joko bisa pulang. “Interaksi dengan keluarga di rumah meski hanya dengan suara menjadi dorongan moral yang luar biasa,” katanya. Akhirnya swab keempat menunjukkan hasil negatif. Prosedur menyatakan pasien Covid pulih kalau hasil swab negatif dua kali berturut-turut. Nahas, swab kelima kembali positif sehingga Joko harus melanjutkan isolasi diri.

Setelah swab ke-6 dan ke-7 berturut-turut negatif, dokter menyatakan ia sembuh. “Total 23 hari di rumah sakit dan dua minggu di rumah. Plus tujuh kali uji swab,” ujarnya. Mengutip ucapan dokter, Joko menyatakan bahwa virus yang menjangkitinya mempunyai masa inkubasi 28 hari, berbeda dengan yang pertama kali menyerang yang hanya 14 hari. Bunga telang Clitoria ternatea terbukti mengandung banyak zat bioaktif seperti dibuktikan oleh Endang Christine Purba.

Menurut Endang bunga telang mengandung berbagai zat antara lain flavonoid, antosianin, kuersetin glikosida, flavanol glikosida, dan mirisetin glikosida. Khasiatnya antara lain antimikrob, antiinflamasi, antidepresan, imunomodulator, dan antikanker. Joko Santoso mengonsumsi bunga telang itu selama 37 hari. Setelah melihat sosok bunganya, ia tidak asing. “Masa kecil saya menggembala ternak di Wonogiri, bunga itu salah satu andalan mengatasi beberapa penyakit ternak,” katanya.

Sampai sekarang ia tidak tahu di mana atau dari siapa ia terjangkit Covid-19. “Yang menjadi catatan saya antara lain rumitnya prosedur untuk tes baik itu rapid maupun swab serta respons masyarakat sekitar,” katanya. Idealnya uji swab massal, terjangkau, dan mudah diakses. Untungnya, Joko Santoso membuktikan telang membantu kesembuhan dari Covid-19.

Dosen mata kuliah Etnobotani Universitas Surya, Lukas Tersono Adi, mengatakan, bunga telang berkhasiat. “Bunga berwarna mencolok banyak mengandung zat bermanfaat bagi tubuh,” kata alumnus Universitas Diponegoro itu. Menurut penganjur herba di Tangerang Selatan, Banten, itu bunga telang memiliki zat antiviral, antipiretik, antidepresan, dan antioksidan. Zat-zat itu meningkatkan kekebalan tubuh dan mempercepat pemulihan. Konsumsi rutin bunga telang berefek preventif atau mencegah penyakit akibat infeksi mikrob maupun virus. (Argohartono Arie Raharjo)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img