Friday, August 19, 2022

Buah dan Sayuran Premium? Di Sini Tempatnya

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Sayuran dan buah segar premium di Or Tor Kor untuk konsumen kelas atas
Sayuran dan buah segar premium di Or Tor Kor untuk konsumen kelas atas

Etalase produk hortikultura berkualitas Thailand ada di pasar tradisional.

Nittaya Aksomniam mengajak Trubus masuk ke dalam Or Tor Kor. “Di sini kualitas buah yang dijual terbaik,” tutur wartawati majalah pertanian Thailand, Kehakaset, itu. Pada April 2005 itu Trubus tengah mencari buah leci terbaik di sana. Dari berbagai sumber nama leci kom disebut.

[box type=”info”]“Kami menghadirkan ciri khas pasar tradisional di Modern Town Market dengan mempertahankan kegiatan tawar-menawar,” kata Supriyadi Anwar, manajer operasional[/box]

Leci itu sudah Trubus jumpai di pasar terapung Damnoensanduk. Namun, berkunjung ke Or Tor Kor perlu karena pasar tradisional di jalan Kamphaengphet, kota Bangkok, itu menjual buah yang benar-benar terseleksi. Ke sanalah kaum menengah atas datang berbelanja. Pantas harga jual di sana lebih tinggi 2—3 kali lipat dibanding tempat lain. Benar saja kom di pasar Or Tor Kor benar-benar buah pilihan.

Harga Pasti

Suasana di Modern Town Market, Tangerang
Suasana di Modern Town Market, Tangerang

Meski menyandang sebutan pasar tradisional, Or Tor Kor jauh dari kesan kumuh. Lantainya keramik yang bersih. Kios-kios berderet rapi sesuai komoditas yang dijual. Jarak antarkios pun lebar sehingga pembeli leluasa bergerak. Mereka dengan senang hati memilih-milih aneka komoditas yang ditata rapi dan menarik. Pendek kata Or Tor Kor bersih, rapi, bebas sampah, dan tanpa “gang senggol”.

Beda dengan kesan kumuh, becek, beraroma tak sedap, dan berantakan yang ada di kebanyakan pasar tradisional tanahair. Pantas tak hanya warga Bangkok yang datang berbelanja. Pasar dengan komoditas premium itu juga menjadi tempat tujuan wisata yang tidak pernah sepi dari para wisatawan. Lokasinya strategis berseberangan dengan pasar Chatuchak yang juga menjadi magnet bagi wisatawan.

“Kami menghadirkan ciri khas pasar tradisional di Modern Town Market dengan mempertahankan kegiatan tawar-menawar,” kata Supriyadi Anwar, manajer operasional
“Kami menghadirkan ciri khas pasar tradisional di Modern Town Market dengan mempertahankan kegiatan tawar-menawar,” kata Supriyadi Anwar, manajer operasional

Namun, pasar Or Tor Kor tidak bisa sepenuhnya disebut pasar tradisional. Tawar-menawar khas pasar tradisional tidak ada di sana. Pedagang mematok harga pas seperti di pasar modern. Ciri tradisional dari Or Tor Kor hanyalah  penjual dan pembeli saling bertemu muka. Namun, ada harga ada rupa. Semua barang hortikultura yang dijual di Or Tor Kor berkualitas premium. Jadi pembeli tidak perlu risau mendapat barang jelek.

Di Or Tor Kor setiap pedagang menjual dagangan terbaik. Tak ada buah rusak, cacat, atau busuk. “Di sana pedagang memasok buah-buahan berkualitas terbaik langsung dari petani atau importir,” kata Choomjet Karnjanakesorn PhD, atase pertanian Thailand untuk Indonesia. Di Thailand, produk hortikultura serbapremium sebab rantai tata niaga pendek. Ketika panen, pekebun menjual hasil panen langsung ke koperasi, konsolidator, atau eksportir. Ketiga pelaku bisnis itu membeli hasil panen dari petani lantas melakukan seleksi. Produk terbaik dijual ke pasar  segar dan modern, sisanya pedagang kecil. Sementara eksportir langsung mengirim ke negara tujuan.

Di Or Tor Kor setiap pedagang menempati lapak berukuran 3 m x 2,5 m. Di lapak buah, misalnya setiap pedagang hanya menjual 2—3 macam. Buah disajikan apik. Ada yang dibungkus plastik transparan, ada pula yang ditumpuk berdasarkan ukuran.

Hanggar

Masih di seputaran kota Bangkok, Trubus juga menyambangi pasar On Nuch di jalan On Nut, Khlong Tan Nuea, Watthana. Di On Nuch pembeli bisa mendapat barang berkualitas tapi lebih murah daripada Or Tor Kor. Namun, lagi-lagi pembeli tidak boleh menawar harga.

Puas mengelilingi Or Tor Kor dan On Nut, Trubus melanjutkan perjalanan ke pasar induk Talaad Thai. Pasar seluas 200 ha itu tempat berkumpulnya komoditas hortikultura di kota Bangkok. Bangunan pasar luas mirip hangar pesawat. Ada banyak hangar di sana. Setiap hangar hanya menampung satu komoditas seperti sayuran, buah, bunga potong, dan daging. Jadi pembeli harus hafal betul di lokasi komoditas yang ingin mereka beli sebab jarak antarhangar cukup jauh. Tiap hangar dipisahkan oleh jalan sepanjang 16 m.

Kegiatan jual beli di pasar induk Talaad Thai tak jauh beda dengan pasar induk Kramatjati, Jakarta Timur. Di sana pembeli bisa menawar harga. Pedagang menjual barang dagangan dalam partai besar. Lalu-lalang pembeli membawa karung-karung berukuran besar di atas kereta dorong mirip troli menjadi pemandangan biasa.

Di tanahair sejatinya pasar serupa Or Tor Kor mulai menjamur. Trubus mengunjungi pasar Modern Town Market di kawasan elite Kota Modern, Tangerang, Provinsi Banten. Pengelola pasar PT Modern Land Reality, Tbk, mengusung pasar modern berciri tradisional di lahan 1,7 ha. Di sana penjual tidak mematok harga sehingga kegiatan tawar-menawar masih ada. “Ini pasar tradisional yang kami kemas modern dengan memperbaiki fasilitas mulai dari struktur bangunan, fentilasi, hingga pencahayaan,” kata Supriyadi Anwar, manajer operasional.

Letak Modern Town Market strategis sebab di jalur utama jalan raya yang menghubungkan Tangerang dan Jakarta. Pengelola membagi lapak menjadi dua bagian yakni lapak kering dan basah. Lapak kering meliputi buah, sayuran, bumbu dapur, makanan jadi, dan kebutuhan hidup sehari-hari lain. Sementara lapak basah meliputi ikan segar dan daging. Total ada 176 lapak di sana. Masing-masing berukuran 2 m x 2 m dengan jarak antarlapak 5 m. Dengan harga sewa Rp350.000 pedagang dapat menempati lapak selama sebulan. Harga itu sudah termasuk segala macam iuran seperti kebersihan, keamanan, pajak, dan kebutuhan air.

Di Modern Town Market, pedagang juga menjual produk hortikultura terbaik. “Ini persaingan pasar. Pedagang yang tidak memberikan pelayanan terbaik akan ditinggal oleh konsumen,” kata Supriyadi Anwar. Apalagi pasar itu berlokasi dekat dengan perumahan elit.

Penjual memberikan servis terbaik untuk pembeli. Pedagang telur misalnya menyediakan alat khusus untuk mengecek kualitas telur. Meski berlabel modern, harga barang di Modern Town Market tergolong murah, hanya terpaut Rp1.000—2.000 dibanding harga di pasar tradisional. “Pasar ini ditujukan untuk semua kalangan jadi harga barang terjangkau,” kata Supriyadi Anwar. Dengan mengusung kualitas barang dan penataan pasar yang terbaik kehadirannya seperti Or Tor Kor di Thailand. (Andari Titisari)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img