Sunday, July 14, 2024

Budidaya Belut di Kolam Beton

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Budidaya belut bisa menjadi alternatif pilihan usaha. Anda dapat memelihara belut di kolam beton berukuran 5 m x 5 m dan tinggi 1,2 m. Untuk media yang digunakan lumpur kering, kotoran kambing, bekatul kasar, dan jerami yang disusun berlapis-lapis.

Lapisan paling bawah lumpur setebal 10 cm, disusul kotoran kambing 5 cm, lalu lumpur lagi 10 cm. Berikutnya bekatul kasar 5 cm, lumpur 10 cm, jerami 10 cm, dan lumpur 10 cm. Isikan air hingga mencapai tinggi 1 m.

Pupuk urea dan NPK dengan perbandingan 1 : 1 ditaburkan untuk menyuburkan jasad renik. Setelah itu berikan batang pisang yang telah dicincang, dan fermentasi selama seminggu. Batang pisang untuk menumbuhkan pakan alami pada awal pemeliharaan.

Sebelum benih ditebar, air diganti untuk menghilangkan busa di permukaan air. Benih tangkapan alam yang sudah diseleksi kesehatan dan ukuran dimasukkan ke bak dengan kepadatan 150 ekor per m².

Setiap minggu air diganti setinggi 15 cm. Air lama bisa menyebabkan nafsu makan belut turun. Jika sumber air melimpah bisa menggunakan sistem running water, debit air secukupnya, kata sarjana mesin yang beralih ke agribisnis itu.

Selama seminggu belut masih mengandalkan pakan alami. Selanjutnya ikan rucah sebanyak 5 kg yang diberikan setiap 2 hari. Seminggu sekali tambahkan seekor ayam mati yang sudah dibakar. Kedua pakan itu dibenamkan ke lumpur. Hingga panen dibutuhkan 30 ayam atau sekitar 45 kg dan ikan rucah 400 kg. Setiap bak menghasilkan 250 kg belut.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Khasiat Daun Ketepeng Cina, Berpotensi Kendalikan Kadar Kolesterol Darah

Trubus.id—Daun ketepeng cina berpotensi menurunkan kadar kolesterol darah. Itulah hasil riset Nisa Khoirila dan Muhammad Walid dari program Studi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img