Monday, August 8, 2022

Cara Enak Naikkan Trombosit

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Novi (kanan) terbebas dari demam berdarahsetelah mengonsumsi madu rempodong dan
nasi-nasi
Novi (kanan) terbebas dari demam berdarah
setelah mengonsumsi madu rempodong dan
nasi-nasi

Sebanyak 196 dari 24.362 orang penderita demam berdarah di Indonesia meninggal. Madu efektif mengatasinya.

Itulah data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 2011. Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyebutkan kasus demam berdarah saat ini meningkat 30 kali lipat dalam 50 tahun terakhir. WHO memperkirakan 50-juta—100-juta penduduk dunia terinfeksi virus dengue, penyebab demam berdarah.

Novi Aulia Savitri di Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, salah satu yang terinfeksi virus dengue. Pada 2011 sang ayah, Suryana, panik begitu Novi mendadak demam tinggi pada malam hari. Harap mahfum, Novi (4 tahun) masih terlihat ceria pada siang hari. Setelah mengonsumsi obat penurun demam, kondisi Novi tak kunjung membaik. “Malah terlihat pucat dan tidak mau makan,” ujar Suryana.

Isapan kedua

Dua hari berselang Suryana membawa Novi ke dokter yang mendiagnosis demam berdarah. Kadar trombosit 110.000/µl. Pascadiagnosis itu Novi mesti mengonsumsi obat dokter, tetapi demam Novi tak kunjung turun. Atas saran rekan Suryana memberikan madu rempodong satu sendok pada pagi dan siang. Pemberian itu dikombinasi dengan madu nasi-nasi. Rempodong jenis pohon berbunga. Madu itu dipercaya berasal dari nektar pohon rempodong. Begitu juga dengan nasi-nasi Syzygium buxifolium. Belum sehari kondisi Novi membaik. “Alhamdulillah, hari ketiga setelah mengonsumsi madu anak saya sembuh total,” kata Suryana. Kadar trombosit normal 150.000/µl.

Menurut Suhada, penyeleksi dan penyalur madu hutan Indonesia, kedua madu itu berasal dari hutan di Bangka, Provinsi Bangka Belitung. ”Kedua madu itu mengandung royal jeli, propolis, dan polen yang bisa meningkatkan trombosit darah serta menurunkan demam,” kata produsen madu hutan itu. Dari pengalaman Suhada pada kasus demam berdarah, trombosit akan normal kembali dalam waktu 12 jam pascakonsumsi.

Sejatinya demam berdarah ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Gejala demam berdarah ditandai dengan demam tinggi mendadak, sakit kepala, hilangnya nafsu makan, mual-mual, dan muncul ruam di kulit. Demam berdarah akut ditandai demam tinggi mencapai 40°C selama 2—7 hari, terjadi pendarahan hidung dan kulit, serta gangguan di saluran pernapasan yang bisa berujung kematian. “Demam berdarah bisa saja terjadi karena nyamuk mengisap lebih dari sekali. Isapan pertama menyebabkan antibodi tubuh bereaksi melawan virus,”  kata dr Zainal Gani, dokter sekaligus herbalis di Malang, Jawa Timur. Demam pun sembuh dengan sendirinya. Namun, pada isapan kedua kali baru demam berdarah.

Menurut Valentina Indrajati saat virus beredar di pembuluh darah, antibodi imunitas tubuh berupaya mengatasi infeksi itu. “Secara klinis perang ini ditandai dengan demam tinggi,” ujar herbalis di Bogor, Jawa Barat itu. Pemberian obat medis penurun demam pada kondisi ini tidak bekerja optimal lantaran gejala demam memang dibutuhkan untuk mengatasi infeksi virus.

Madu ampuh

Pilihan madu untuk mengatasi demam berdarah bukan barang baru. Sejak ribuan tahun lalu madu dipercaya menyembuhkan berbagai penyakit termasuk demam berdarah. Pemakaiannya bisa dikombinasi dengan obat medis atau herbal lain seperti tapakdara, tapak liman, sambiloto, gandarusa, dan bit. Zainal Gani misalnya, menggunakan rebusan daun jambu biji untuk pasien demam berdarah. “Tiga sampai enam lembar daun jambu biji direbus dengan segelas air putih,” ujar Zainal.

Dr Ir Lilik Eka Radiati, MS, peneliti madu Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Malang, meresepkan formula madu bersama polen, royal jeli, dan propolis untuk penderita demam berdarah. Lilik menyarankan untuk mengonsumsi satu sendok teh madu ditambah 50 cc air setiap tiga jam. “Trombosit bisa meningkat hingga 150% dalam 24 jam,” kata Lilik. Penggunaan madu tunggal tidak efektif untuk penyembuhan. “Saya menduga kandungan flavonoid di madu yang menyebabkan sistem imun meningkat,” tambahnya.

Menurut Didik, produsen madu multiflora di Yogyakarta, madu mengandung 11 vitamin seperti vitamin A, B, B1, B2, B3, B5, B6, C, E, H, K, dan asam aspartat serta 11 mineral yaitu kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, mangan, yodium, seng, metiunim, kaolin, tembaga, dan molibdenum yang membantu meningkatkan sistem imun. Setiap jenis madu memiliki manfaat berbeda bergantung pada sumber nektar yang dihisap lebah dari pohon berlainan.

Menurut Lilik, lebah madu Apis cerana mengisap nektar tanaman randu menghasilkan madu lebih kental karena sedikit kadar airnya. “Jika kadar air tinggi tidak berefek menyembuhkan,” ujarnya. Madu hutan yang didistribusikan Suhada misalnya tidak ada pengurangan kadar air. “Air penting untuk mengikat senyawa di dalam madu karena memang sudah disesuaikan di alam,” kata Suhada.

Lina Mardiana, herbalis di Yogyakarta berpendapat bahwa madu hutan dapat meningkatkan trombosit karena masih mengandung polen, propolis, royal jeli, dan vitamin C lebih tinggi dibandingkan jambu biji. Berbeda dengan madu hasil ternak karena beberapa produsen menambahkan gula aren ke dalamnya. “Efek obat dokter dengan madu sama kecuali demam berdarah sudah akut sehingga perlu dirawat,” kata Lina. (Lutfi Kurniawan)

523-Juni-2013-33

Novi (kanan) terbebas dari demam berdarah setelah mengonsumsi madu rempodong dan nasi-nasi

Madu hutan mengandung polen, propolis, dan royal jeli

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img