Tuesday, November 29, 2022

Cerita Durian, Muthia Taurissa, dan Agus Wisman

Rekomendasi

Begitu tiba di kedai Haji Jumhari yang dipenuhi onggokan durian, mata Rissa terlihat berbinar-binar. Tanpa sungkan runner-up satu Putri Indonesia 2002 itu langsung mencomot sepongge waktu Haji Jumhari menyodorkan durian berdaging kuning pucat. ?Hm. . . , enak!? seru Rissa. Itu si dodol yang rasanya legit dan lengket di lidah. Pantas penggemar kucing itu lahap menikmati berpongge-pongge si dodol.

Mulut Rissa lagi-lagi berdecak waktu si emas 24 karat, si susu, dan si lepis dibelah. Yang disebut pertama daging buah kuning emas menarik. Rasa si emas 24 karat memang kalah lezat ketimbang si dodol: manis sedikit berair. Toh, tetap mampu menggoyang lidah. Citarasa si susu mirip si dodol, sementara si lepis manis, legit, sedikit pahit. Sambil ngobrol-ngobrol bareng Trubus selama 2 jam itu, tangan Rissa berkali-kali memasukkan durian ke mulut. Tanpa terasa saat petang menjelang 25 buah anggota famili Bombaceae habis disantap.

Keluarga durian

Pantas bila Rissa jago makan durian. Sejak kecil, perempuan berdarah Aceh-Pakistan itu sudah biasa makan buah yang menurut orang barat berbau busuk itu. ?Kayaknya begitu mulai bisa makan, sudah makan durian deh , ? seloroh pemain sinetron Camelia dan Bule Masuk Kampung itu. Bersama Tommy dan Hafiz ?dua adiknya ? Rissa kerap berebut mencomot durian yang dibelah oleh Saefullah Susmex ?sang ayah dan Yusriany Imdo ?ibunda.

Keluarga kecil itu memang penggemar berat durian. Saefullah dan Yusriany-lah yang menularkan hobi makan durian pada anak-anaknya. Mereka kerap nongkrong di warung-warung tepi jalan di Bekasi ?dekat kediaman ?dan Jakarta. Tak jarang durian dibeli dari abang-abang penjual durian yang berkeliling masuk kompleks rumah. Saat-saat pulang kampung ke Meulaboh, Aceh, juga jadi ajang untuk menikmati durian sumatera yang enak-enak. Kalau durian-durian kampung sedang tidak musim, monthong yang selalu tersedia di pasar swalayan jadi incaran.

Meski senang makan durian, Rissa tak pernah mabuk. ?Gampang, minum aja dari kulitnya. Pasti ngga mabuk, ? kata sulung 3 bersaudara itu mantap. Sambil terus menyantap durian di warung Haji Jumhari, beberapa kali Rissa menyeruput air dari kulit buah berduri. Pantas hingga tiba pukul 15. 30 saat rombongan kembali bertolak ke Jakarta, ia tetap segar-bugar. Malah perempuan yang tengah merintis karir sebagai pemain fi lm layar lebar itu bersiap untuk syuting acara kuis olahraga di salah satu stasiun tv swasta.

Mabuk durian di Bangkok

Durian juga ternyata menjadi buah favorit Agus Wisman. Personel Elfa?s Singer itu begitu antusias waktu Trubus ajak berburu durian ke Serang. ?Saya ajak istri ya, dia tuh yang lebih mania, ? kata Agus. Benar saja, begitu tiba di warung durian jatuhan Haji Arif, Agus dan Enda Dwi Lestari ?sang istri ?langsung menyerbu durian yang disuguhkan. Tangan pasangan yang sudah dikaruniai 2 putra ?Daffa Raihan Agus dan Rafi Khairan Agus ?itu dibelepoti daging buah berjuluk king of fruit itu.

?Enak-enak ini. Saya baru pertama kali ke sini, ? ujar Agus sambil asyik memasukkan sepongge si ketan yang manis sedikit pahit. Teksturnya lengket di lidah. Si kolecer, pagungan, dan durian-durian enak lain yang tanpa nama pun ludes disantap. ?Nah, juaranya yang ini nih, ? seloroh pria yang sejak kecil kerap jalan-jalan di Cipatat, Padalarang, hanya untuk makan durian sambil menunjuk si kolecer. Si kolecer lebih terasa legit di lidah.

Meski penggemar berat kadu, kelahiran Bandung 1 Februari 1965 itu tak mau makan banyak-banyak. ?Takut mabuk, ? kata Agus. Maklum juri kontes menyanyi di salah satu stasiun tv swasta itu punya pengalaman mabuk durian di negeri orang.

Waktu itu pada pertengahan 1990-an Elfa ?s Singer tengah mengikuti festival jazz di Thailand. Kebetulan durian tengah musim di negeri Gajah Putih itu. Bersama Yana Julio, teman sekondan di Elfa?s yang juga doyan durian, Agus membeli monthong di salah satu pasar swalayan di Bangkok. Entah berapa pongge yang dihabiskan. ?Tahu-tahu pas mau bangun dari duduk, kepala terasa pusing dan jantung deg-degan, ? kenang Agus. . Tahulah ia kalautengah mabuk durian. Toh, pria yang kenyang menjuarai berbagai ajang kontes menyanyi bersama Elfa?s Singer itu tak kapok. Buktinya setiap ada kesempatan berburu durian, tidak pernah dilewatkan. (Evy Syariefa)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id — “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img