Trubus.id—Alfred Budiman dan Ivan Demas Bharata memilih usaha taoge premium. Pengusaha asal Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat itu memproduksi dan menjual taoge seharga Rp56.000—Rp58.000 per kg.
Harga taoge di bawah bendera Tree’s Farm itu lebih tinggi 8 kali lipat lebih tinggi daripada taoge biasa. Lazimnya harga 1 kg taoge di pasar tradisional yang hanya Rp7.000— Rp8.000.
Disebut premium karena Alfred dan Ivan menghasilkan taoge moyashi dengan penampilan bersih, putih, gemuk, dan tanpa akar.
Pemasaran taoge ke pasar swalayan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Alfred menuturkan, perniagaan taoge dilakukan secara bisnis ke bisnis (B2B).
Selain memasok taoge ke pasar swalayan, Tree’s Farm juga mengisi pasar hotel, restoran, dan kafe (horeka) di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Volume produksi mencapai 5—6 ton sebulan. Sebanyak 22 karyawan tetap membantu Alfred dan Ivan memproduksi taoge. Semua karyawan berasal dari warga yang tinggal di sekitar pabrik.
Ivan menuturkan, usaha taoge memberikan dampak positif bagi warga sekitar. Warga memiliki pekerjaan yang tak jauh dari rumah sehingga mereka masih memiliki waktu untuk keluarga.
Karyawan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga juga mendapatkan penghasilan tambahan.
“Mereka bekerja di kebun atau pekerjaan lainnya pada pagi, kemudian pada sore bekerja di pabrik taoge milik kami di bagian sortir dan pengemasan,” kata Ivan.
Anda dapat membaca selengkapnya pada Majalah Trubusedisi September 2024. Akses pembelian majalah pada google playbook (klik di sini) yang mengupas tuntas mengenai Peluang Besar UMKM Pertanian Indonesia.
