Wednesday, August 17, 2022

Daging Gurih Asal Gandum

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Vegetarian bisa menyantap rendang, dendeng, bakso, dan satai.

Daging gandum berupa protein yang dipisahkan dari karbohidratTiga tahun sudah Chika Lestari puasa menyantap rendang sapi khas Minang. Warga Kotamadya Depok, Jawa Barat, itu memutuskan menjadi vegetarian sehingga tak lagi merasakan lezatnya masakan kesukaan saat remaja. Kini kerinduan Chika menyantap rendang sapi terbayar sudah, tanpa harus menanggalkan status sebagai vegan atau julukan kaum vegetarian.

Begini cara Chika bila rindu menyantap menu yang 2 tahun lalu dinobatkan menjadi makanan terlezat dunia versi Cable News Network (CNN). Ia mengambil daging ‘gandum’ tekstur sapi sebanyak 800 g di lemari es lalu menyiapkan bumbu berupa buah kemiri, ketumbar, rimpang laos, bawang merah, bawang putih, dan cabai. Chika lantas menghaluskan semua bumbu itu dan menyiapkan wajan, minyak, dan tentu santan.

 

Gluten

Menurut Chika, “Bumbu dan cara masaknya seperti rendang biasa. Yang beda menggunakan daging imitasi alias daging buatan.” Menurut operational manager Galaxy Training Center-Tristar, lembaga kursus kuliner di Serpong, Tangerang Selatan, Ir Lilies Prihantini, daging buatan itu berasal dari gluten. Gluten sejenis protein nabati yang berasal dari tepung-tepungan seperti gandum atau serelia lain. Gandum mengandung 60—80% karbohidrat dan 6—17 %  protein.  Daging gluten dibuat dengan memisahkan protein dari karbohidrat pada gandum.

Bumbu yang kuat dan meresap membuat rasa rendang daging asal gandum benar-benar mirip rendang sapi khas MinangMenurut peneliti dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, Bogor, Prima Luna STP MSi, di dunia kuliner gluten dipisahkan dari karbohidrat dengan ekstraksi air yang sederhana. Pemisahan itu dengan menyiapkan air dalam wadah, lalu masukkan tepung gandum sedikit demi sedikit hingga adonan kental. Semakin banyak air, maka tekstur “daging” yang dihasilkan kian lembut.

Tahap berikutnya pisahkan penyusun adonan tepung gandum yang masih mengandung protein dan karbohidrat. Caranya dengan meremas-remas adonan yang sudah terbentuk sambil  menambahkan air perlahan-lahan sehingga pati dalam adonan terlepas. Daging gluten disebut jadi bila sudah kalis atau elastis sampai tekstur yang diinginkan. “Bila dipegang seperti karet,” kata Prima. Tanda lainnya adalah air bekas guyuran jernih ciri pati dari adonan sudah hilang.

Menurut Prima, di dunia kuliner prinsip sederhana itu lalu berkembang menjadi resep rahasia setiap juru masak. Misalnya dengan merendam adonan dalam air selama 5—12 jam dalam wadah tertutup kain terlebih dahulu. Kemudian mencuci adonan dengan air mengalir. Ada pula yang menambahkan garam, kecap, atau minyak zaitun pada adonan. Tahap selanjutnya tinggal merebus gluten agar lembut. Gluten yang terbentuk lalu direndam bumbu sesuai selera.

 

Kerinduan kaum vegan pemula pada daging membuat usaha kuliner kreatif membuat resep masakan nabati dengan sensasi daging yang tak kalah nikmatBeragam

Menurut Lilies, “Ciri khas masakan Indonesia ialah bumbu yang kuat dan melekat pada bahan masakan.” Dengan memadu-padankan bumbu tradisional itulah alumnus Kimia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Jawa Timur itu juga mengolah dendeng ragi dan dendeng manis khusus kaum vegan. Menurut Lilies, daging gluten juga bisa diolah menyerupai tekstur daging lain seperti daging ayam yang lebih lembut. Dari daging ayam imitasi muncul olahan Lilies berupa soto pariaman.

Kini, menurut direktur praktikus kuliner di Tangerang Selatan, Chi Zhe, daging gluten banyak diolah menjadi beragam produk kuliner beku khusus kaum vegan. “Membeli daging gluten di pasaran masih sulit, tetapi kalau sudah dalam bentuk bakso dan naget beku khusus kaum vegan sudah mulai banyak,” kata Chi Zhe.

Menurut Chi Zhe, daging gluten juga kerap dikombinasikan dengan rumput laut untuk menambah sensasi umami atau gurih dan amis. Sebut saja yang dilakukan Chi Zhe dengan membuat pempek khusus kaum vegan.

Menurut pengusaha catering khusus vegan, Wiwik Wijayanti di Depok, Jawa Barat, beragam produk olahan daging ‘gandum’ itu menjadi alternatif bagi kaum vegan yang masih pemula serta berasal dari kalangan muda. Maklum, kebanyakan mereka masih rindu pada sensasi daging di lidah. Beda dengan kaum vegan sejati yang benar-benar tidak suka daging. (Ridha YK, kontributor Trubus di Kalimantan Selatan)

Previous article30 Kali Lebih Cepat
Next articlePadi 8 ton/ha
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img