Monday, January 26, 2026

Efek Samping Okra

Rekomendasi
- Advertisement -
Kaum pria sebaiknya tidak mengonsumsi okra terlalu lama atau banyak
Kaum pria sebaiknya tidak mengonsumsi okra terlalu lama atau banyak

Konsumsi buah okra mengurangi kesuburan pria. Itulah hasil riset Nwoke Kyirian Uchenna dari Jurusan Fisiologi Manusia Universitas Port Harcourt Nigeria. Nwoke menggunakan tikus sebagai hewan uji dan membagi menjadi 5 kelompok. Kelompok 1 sebagai kontrol, sementara kelompok 2—5 mendapat asupan ekstrak metanol okra berturut-turut 250 mg, 500 mg, 750 mg, dan 1.000 mg per kg bobot tubuh. Jika dikonversi ke manusia berbobot 60 kg, dosis itu masing-masing setara 97 g, 194 g, 291 g, dan 390 g. Bobot sebuah okra 40 g. Selang 6 pekan, bobot tubuh hewan uji ditimbang lalu dianalisis kondisi organ kejantanannya.

Peningkatan bobot tubuh hewan uji nyaris setara sehingga tidak ada pengaruh dari pemberian ekstrak okra. Namun yang mengkhawatirkan adalah efek terhadap bobot testis, jumlah, motilitas (kelincahan), dan kerusakan kepala sel sperma. Kelompok 2—5 menunjukkan pengurangan bobot testis, pengurangan jumlah dan motilitas sel sperma, serta peningkatan kerusakan kepala sperma. Sayatan jaringan testis menunjukkan terjadinya kerusakan di kelompok uji.

Untungnya, Nwoke menggunakan ekstrak metanol. Hampir semua riset pendukung khasiat okra menggunakan ekstrak air, yang menarik zat aktif bersifat polar dari okra. Artinya, konsumsi okra aman selama diolah dengan air. Meski demikian, kaum pria sebaiknya waspada dan tidak mengonsumsi okra dalam jumlah banyak atau dalam jangka panjang. (Argohartono Arie Raharjo)

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img