Tuesday, February 27, 2024

Elok Daun Begonia

Rekomendasi
- Advertisement -
Begonia bowerae ziesenh cleopatra berpenampilan apik dengan daun cekung dan tepi keriting

 

Penampilan daun-daun begonia yang seronok. Pilihan baru bagi para pehobi.

B. platanifolia berbatang tegak dan berdaun menjari.

Beragam jenis begonia daun koleksi PT Bina Usaha Flora di Cianjur, Jawa Barat, itu tampak memesona. Lima tahun terakhir PT Bina Usaha Flora mengoleksi 70-an jenis begonia aneka warna dan corak. Sebut saja Begonia bowerae ziesenh cleopatra yang berdaun cekung dengan tepi keriting yang dikoleksi sejak 2017. Permukaan bagian atas daun berwarna hijau lumut dengan bercak hijau muda yang senada dengan warna tulang daun. Sementara bagian bawah daun berwarna merah dengan bercak hijau muda. Adapun tulang daun berwarna hijau muda dengan bintik-bintik merah.

General manager PT Bina Usaha Flora, Ida Widaningsih menuturkan penampilan begonia daun sangat elok, walaupun tanpa bunga. Warna daun yang mencolok dan corak atraktif membuat begonia tampil menawan. Ida menuturkan begonia menyukai tempat-tempat teduh. “Mereka hidup sentosa di lingkungan yang tidak terlalu panas, pun tidak basah,” ujarnya. Karakter itu membuat begonia sangat cocok dipelihara oleh kaum urban dengan kepemilikan lahan sempit.

Koleksi 120 jenis

Masyarakat kota bisa menjadikan begonia sebagai tanaman hias penghias ruangan. Bisa juga diletakkan di teras rumah dengan sinar matahari minim atau dijadikan tanaman gantung. Menurut Ida selama syarat hidup begonia terpenuhi maka tanaman akan memberikan penampilan terbaiknya. “Ciptakan tempat tumbuh yang disukai begonia yakni

Sesosok begonia unik membentuk spiral di bagian tengah.

teduh dan lembap,” katanya. Jika terlalu banyak menyimpan air justru tanaman mudah terserang penyakit. Di sisi lain jika terlampau kering pertumbuhan tanaman terhambat. Oleh karena itu, ia menanam begonia di media campuran serbuk sabut kelapa atau cocopeat dan kompos dengan perbandingan sama.

Direktur operasional Taman Bunga Nusantara, Muhammad Iqbal Harraz (kiri) bersama manajer hortikultura, Agus Taryat.

Media tanam itu membuat begonia betah karena media tetap basah, tidak berlebihan menyimpan air. Ida juga mengoleksi B. platanifolia yang berbatang tegak dan berdaun menjari. Pada permukaan daunnya yang hijau terdapat noktah putih. Adapula begonia berdaun bulat nyentrik lantaran di bagian tengah terdapat bentuk mirip spiral. Tanaman anggota famili Begoniacea itu tidak membutuhkan perawatan khusus agar tampil sempurna. Ia menyimpan seluruh begonia koleksinya pada rumah tanam seluas 800 m².

Ida menuturkan rumah tanam berguna untuk menyediakan ruang tumbuh yang nyaman bagi begonia sehingga tanaman bisa hidup sentosa. Begonia juga menjadi produk unggulan di Taman Bunga Nusantara (TBN), Cianjur, Jawa Barat. Di sana begonia menghuni rumah kaca seluas 3.000 m². Setidaknya terdapat 120 jenis begonia baik spesies maupun hibrida berkumpul di rumah kaca yang diresmikan pada 2017 itu.

B. rex ‘Red knight’.

Begonia daun tampak mendominasi koleksi. TBN kian melengkapi koleksinya dengan menghadirkan 7 B. rex hibrida yakni B. rex ‘Red knight’, B. rex ‘Duarten’, B. rex-cultorum ‘Pink carming’, B. rex ‘Mikado’, B. rex ‘Red heart’, B. rex ‘Silver Sweet’, dan B. rex ‘Merry christmas’. Red knight berdaun agak runcing dan berwarna merah muda. Warna hitam menghiasi bagian pinggir dan tengah daun.

Rumah tanam

Lain lagi dengan duarten yang berdaun atraktif. Daun bercorak ungu pekat, merah muda, putih, dan hijau. Sementara merry christmas hadir dengan kombinasi warna putih hijau dengan semburat merah muda. Manajer hortikultura TBN, Agus Taryat, menuturkan, rumah khusus sengaja dibangun untuk mendukung kebutuhan hidup begonia daun yang menyukai tempat teduh. Agus mendesain rumah kaca itu dengan kerapatan 80%.

B. rex ‘Duarten’.

Tanaman tumbuh di media tanam campuran pupuk kandang, kompos, dan serbuk sabut kelapa. Untuk kebutuhan nutrisi ia memberikan pupuk NPK dengan dosis 2 gram per tanaman setiap bulan. Direktur operasional TBN, Muhammad Iqbal Harraz menuturkan rumah kaca begonia berisi aneka jenis begonia yang bisa dijadikan sarana edukasi bagi pengunjung untuk mengenal tanaman hias daun. Maklum, masyarakat awam lebih dekat dengan tanaman hias bunga dibandingkan dengan tanaman hias daun.

Kendalikan Musuh Begonia

Begonia memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap serangan hama dan penyakit. Pehobi di Cianjur, Jawa Barat, Ida Widaningsih, mengatakan, hama yang sesekali terlihat mengganggu begonia adalah ulat dan tungau. Untuk menghalau ulat, pehobi bisa menyemprotkan insektisida berbahan aktif abamektin. Sementara untuk mengusir tungau, semprotkan insektisida berbahan aktif imidakloprid.

B. rex ‘Merry christmas’ memiliki warna daun kombinasi hijau dan putih dengan semburat merah muda.

Dosis dan frekuensi semprot baik untuk penanggulangan ulat maupun tungau sama saja. Larutkan 0,5—1 cc insektisida dalam tangki berkapasitas 17 liter air, aduk, lalu semprotkan larutan itu setiap pekan. Adapun penyakit yang kerap dijumpai adalah busuk batang dan daun. Ciri adanya serangan yakni terdapat bintik-bintik putih di permukaan bawah daun. Bila dibiarkan maka lambat-laun batang dan daun akan lodoh.

Pehobi bisa membuang bagian tanaman yang terinfeksi jika persentase serangan masih sedikit. Untuk menangkal serangan pehobi bisa menggunakan pestisida berbahan aktif mankozeb berkonsentarsi 0,5—1 cc yang dilarutkan dalam tangki berkapasitas 17 liter. Semprotkan larutan itu dua kali dalam sepekan ke seluruh bagian tanaman. (Andari Titisari)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Inovasi Pakan Itik: Riset Ilmiah Membuktikan Eceng Gondok Terfermentasi Meningkatkan Bobot Itik

Trubus.id—Riset ilmiah membuktikan eceng gondok terfermentasi meningkatkan bobot itik. Siska Fitriyanti, S.Si, M.P., peneliti muda di Badan Penelitian dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img