Friday, January 16, 2026

Herbal Flu, Demam, dan Batuk saat Musim Hujan

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Flu karena kehujanan? Makanlah sup ayam. Itulah hasil riset Dr Stephen Rennard di Pusat Kesehatan Universitas Nebraska, Omaha, Amerika Serikat, yang tertuang dalam American Journal of Therapeutics.

Semangkuk sup ayam hangat mengandung karnosin, zat yang bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sup ayam berisi bawang merah, kentang, wortel, lobak, seledri, peterseli, garam, dan merica itu membantu melawan infeksi dan mengurangi gejala flu.

Penelitian itu membuktikan pernyataan para ahli telinga hidung tenggorokan (THT) yang menyatakan bahwa cairan hangat lancarkan pergerakan lendir hidung.

Cuaca ekstrem juga berpotensi menyebabkan demam. Salah satu tanaman penurun demam yakni melati.  Tanaman anggota famili Oleaceae itu juga mampu menurunkan demam pada anak-anak. Tumbuk halus beberapa daun dan bunga Jasminum sambac, kemudian tambahkan sedikit air.

Hasil tumbukan dikompreskan ke dahi dan dada anak yang demam. Kandungan kimia yang terdiri dari indol, benzil, dan livalylacetaat bersifat menyejukkan sehingga menurunkan suhu tubuh anak. Kini tak perlu jauh-jauh mencari obat kala anak demam, cukup ambil melati di halaman rumah, demam anak langsung turun.

Sementara untuk mengatasi batuk akibat cuaca ekstrem, Anda dapat menggunakan 25 gram rimpang jahe dan kencur yang dimemarkan setelah dikupas. Keduanya direbus bersama 3 batang bawang daun dan gula batu secukupnya dalam 4 liter air.

Setelah mendidih, air tersisa separuhnya, segera matikan api. Saring rebusan itu ketika dingin. Kencur berfungsi sebagai antiekspektoran alias pengencer dahak. Sementara bawang daun berguna melonggarkan pernapasan dan jahe untuk menghangatkan tubuh.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img