Thursday, December 8, 2022

Hitung Untung Produksi Bioetanol

Rekomendasi

Salah satu bahan baku yang sohor digunakan di tanahair adalah molase alias tetes tebu. Limbah pabrik gula itu berkadar gula mencapai 50%. Untuk menghasilkan seliter bioetanol diperlukan 4 kg molase. Bahan baku lainnya adalah singkong. Tanaman itu adaptif di berbagai daerah. Itulah sebabnya singkong menjadi salah satu pilihan bahan baku. Kerabat euphorbia itu salah satu sumber pati. Rata-rata kadar pati singkong 28,5%. Untuk menghasilkan seliter bietanol perlu 6,5 kg singkong. Berikut analisis usaha produksi bioetanol dari kedua bahan baku.

Asumsi:

  1. Lahan yang digunakan untuk produksi adalah milik sendiri, bukan sewa.
  2. Umur ekonomis mesin produksi bioetanol 10 tahun.
  3. Umur ekonomis zeolit lokal 500 kali pemakaian setara 500 hari.
  4. Jam kerja produksi 8 jam/hari.
  5. Harga jual bioetanol berkadar 99% Rp5.500 per liter.
  6. Tingkat suku bunga Bank Indonesia saat perhitungan 8%.
  7. Kapasitas produksi 70 liter per hari.
  8. Bioetanol yang dihasilkan berkadar 99%.

Bahan Baku Singkong

Sumber: PT Panca Jaya Raharja dan B2TP BPPT, telah diolah

Dari analisis di atas dapat disimpulkan, dengan tingkat keuntungan 19%, produksi bioetanol berbahan baku singkong layak diusahakan karena lebih menguntungkan daripada menyimpan dana di bank dengan tingkat bunga Bank Indonesia per 6 Desember 2007 sebesar 8%. Investasi yang ditanamkan untun usaha produksi bioetanol kembali setelah 6 tahun 9 bulan.

Bahan Baku Molase

Sumber: PT Panca Jaya Raharja dan B2TP BPPT, telah diolah

Produksi bioetanol berbahan baku molase layak diusahakan karena tingkat keuntungan mencapai 24%. Jumlah itu lebih menguntungkan dari pada menyimpan dana di bank dengan tingkat bunga Bank Indonesia per 6 Desember 2007 sebesar 8%. Investasi yang ditanamkan untuk usaha produksi bioetanol kembali setelah 3 tahun 8 bulan. (Imam Wiguna)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Potensi Pemanfaatan Limbah Ceker Ayam sebagai Obat

Trubus.id — Mahasiswa Universitas Gadjah Mada menciptakan collagen tripeptide yang dihasilkan dari limbah ceker ayam sebagai alternatif pengobatan aterosklerosis.  Fitria Yuliana,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img