Indonesia Kuasai 53,41% Pasokan Pala Dunia

Rekomendasi
- Advertisement -

Indonesia menguasai 53,41% pangsa pasar pala dunia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong peningkatan mutu dan pemenuhan standar keamanan pangan agar pala Indonesia semakin mampu menembus pasar ekspor premium.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kemendag, nilai ekspor pala Indonesia dengan kode HS 090811 dan 090812 meningkat dari US$111,36 juta pada 2024 menjadi US$133,01 juta pada 2025. Tiongkok dan Vietnam menjadi pasar utama, sedangkan Uni Eropa melalui Belanda dan Jepang berpeluang menjadi pasar bernilai tinggi.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Moga Simatupang mengatakan, posisi Indonesia sebagai produsen utama harus diimbangi kepatuhan terhadap standar dan persyaratan internasional. Peningkatan produksi saja tidak cukup karena mutu menjadi kunci untuk memperluas pasar global.

Salah satu tantangan ekspor pala adalah keamanan pangan, terutama cemaran mikotoksin seperti aflatoksin dan Ochratoxin A. Pada periode 2024 hingga Juli 2026, tercatat empat kasus penolakan pala Indonesia di Jepang dan 21 kasus di Uni Eropa.

Kemendag mendorong pelaku usaha mengidentifikasi titik kritis dalam rantai pasok dan mengendalikan risiko mutu sejak awal. Pelaku usaha juga dapat memanfaatkan LAMANSITU untuk mengetahui persyaratan mutu di negara tujuan ekspor.

Selain itu, pengujian mutu menjadi bagian penting sebelum produk dikirim ke pasar internasional. Kemendag memperkuat kapabilitas Balai Pengujian Mutu Barang (BPMB) untuk membantu memastikan produk memenuhi standar keamanan pangan negara tujuan.

Melalui kolaborasi pemerintah, eksportir, asosiasi, perwakilan perdagangan, dan UMKM, Kemendag optimistis pala Indonesia dapat memenuhi persyaratan pasar premium. Langkah tersebut diharapkan mengurangi penolakan ekspor sekaligus meningkatkan daya saing pala Nusantara di pasar global.

Sumber: https://www.kemendag.go.id/berita/siaran-pers/kuasai-separuh-pasokan-dunia-indonesia-dongkrak-mutu-pala-untuk-tembus-pasar-ekspor-premium

https://trubus.id/wp-content/uploads/2026/08/spanduk-roll-banner-website.jpg.jpeg
Artikel Terbaru

Mesin Surya UGM Olah Ampas Kacang Hijau Jadi Pakan Domba

Yogyakarta—Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan mesin Femixa untuk mengolah ampas kacang hijau menjadi bahan pakan domba. Mesin tersebut...

More Articles Like This