Tuesday, January 27, 2026

Inovasi Mesin Pemipil Jagung Ringankan Petani saat Panen

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Salah satu permasalahan yang dihadapi petani—khususnya petani jagung—yakni pada proses pascapanen. Petani kerap kerepotan saat memisahkan biji jagung dengan bonggolnya. Apalagi, semakin ke sini, tenaga kerja terbatas saat musim panen jagung tiba. Adanya inovasi pemipil jagung tentu meringankan petani.

Ali Sa’in dan rekan dari Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, merancang mesin pemipil tepat guna. Mesin rancangan Ali dan rekan mampu memipil biji jagung segala ukuran sehingga tidak terdapat biji jagung yang masih menempel.

Selain itu, mesin tidak merusak biji jagung serta hasil pemipilan bersih. Mereka merancang mesin pemipil jagung dua silinder menggunakan motor listrik untuk semua ukuran jagung.

Hasil perancangan berupa desain mesin dengan panjang 1.200 mm, lebar 1.200 mm, dan tinggi 800 mm. Mesin pemipil bergerak memakai motor listrik berdaya 500 Watt dan rpm 1.400. Sistem transmisi pada mesin menggunakan puli dan V-belt rasio 1 banding 1. Mesin pemipil jagung dengan dua kepala silinder dapat melakukan pemipilan semua diameter biji jagung.

Biji jagung yang lepas langsung terarah ke wadah melalui corong yang berada di bawah kepala pemipil. Pemipilan terjadi karena gesekan antara kepala pemipil dan biji jagung. Rancangan mesin pemipil jagung menggunakan motor berdaya 486,14 Watt dengan putaran poros silinder mesin 1.400 rpm yang ditransmisikan dengan puli V-belt.

Adapun Agrisda Hasansyah Putra dan rekan dari Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember, mendesain mesin pemipil jagung dengan menggunakan ban mobil sebagai pengganti silinder.

Rancangan mesin karya Agrisda dan rekan memanfaatkan gesekan antara ban dan concave. Tongkol jagung masuk dalam celah antara permukaan biji jagung dan concave dengan permukaan ban yang berputar.

Poros ban berputar oleh tenaga motor bakar melalui sistem transmisi puli dan V-belt. Ruang pemipil berada di antara permukaan ban dan concave. Jagung yang terpipil turun dan keluar melalui lubang pengeluaran biji dan ditampung. Sementara itu, tongkol jagung keluar melalui lubang keluaran tongkol setelah jagung terpipil.

Mesin pemipil terdiri atas komponen utama yakni rangka, ban pemipil, concave, pengeluaran jagung tongkol, pengeluaran biji jagung, dan bantalan. Mesin digerakkan oleh sebuah motor bensin 6,5 HP yang dihubungkan melalui sabuk dan puli yang meneruskan torsi dari motor ke poros ban pemipil.

Agrisda menyatakan, prototipe mesin telah diuji kinerjanya dan diperoleh efisiensi pemipilan 83,39% dengan kapasitas 87,92 kg per jam jagung pipil. Mesin mudah dibuat dengan bahan yang mudah didapat dengan harga yang relatif murah dan terjangkau. Selain itu, mesin bersifat portabel sehingga mudah digunakan pekebun.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img