Intip Cara Berkebun Jeruk Chokun Organik

0
jeruk organik
Jeruk chokun organik berasa manis kombinasi dengan sedikit masam sehingga menyegarkan. (Dok. Wayan Supadno)

Trubus.id—Budidaya organik jeruk chokun membuat hasil panen lebih sehat. Tanaman jeruk mendapat nutrisi dari kombinasi pupuk kandang dan pupuk hayati. Wayan Supadno membagikan cara berkebun jeruk chokun itu.

Untuk nutrisi tanaman pekebun di Pangkalanbun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, itu merendam pupuk kandang—berasal dari Jawa—dalam larutan pupuk hayati yang mengandung beberapa jenis mikrob, seperti Azospirillum sp, Azotobacter sp, Rhizobium sp, Pseudomonas sp, Bacillus sp, dan bakteri pelarut fosfat.

Larutan itu juga mengandung zat perangsang tumbuh, seperti hormon auksin, sitokinin, kinetin, zeatin, giberelin, asam absisat, etilen, asam traumalin, dan asam humat. Kemudian, Wayan meletakkan pupuk tetap dalam karung di dekat akar pohon.

“Inovasi dan efisiensi sangat penting agar produk kita bisa bersaing,” tuturnya.

Dengan teknik pemupukan itu, Wayan menghemat biaya produksi hanya Rp2.500 per kg. Menurut Wayan meski pupuk organik terurai perlahan, kebutuhan nutrisi tanaman tetap terpenuhi. “Itu berkat bantuan kinerja mikrorganisme yang terkandung dalam pupuk hayati,” katanya.

Semula cibiran kini Wayan menerima sanjungan. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kotawaringin Barat bahkan tertarik menjadikan jeruk chokun produksi Wayan sebagai produk unggulan. Berikut tahapan berkebun jeruk chokun.