Monday, November 28, 2022

Jumbo Jadi Jawara

Rekomendasi
Tom Tom maskoki terbesar sukses meraih grand champion
Tom Tom maskoki terbesar sukses meraih grand champion

Perawatan maksimal kunci sukses menjadi kampiun.

Tom Tom kembali membuktikan diri sebagai maskoki terbaik di tanahair. Oranda superjumbo itu menjadi grand champion pada The 1st Annual Cup Goldfish Competition 2014 di Jakarta. Juri asal Malaysia, Patrick Tan Kee Beng, mengatakan kualitas maskoki itu juga yang terbaik di Asia tenggara. “Ikan itu memenuhi semua syarat menjadi juara,” kata Patrick.

Menurut juri asal Jakarta, Kris S Widjaja, proporsi tubuh Carassius auratus itu seimbang dan berotot. “Meski berukuran jumbo, ikan itu bergerak lincah,” tutur Kris. Tom Tom memang luar biasa besar. Panjang tubuh maskoki milik Hendrik Nursalim itu mencapai 39 cm. Sementara bobot tubuh maskoki berumur 5 tahun itu mencapai 2,5 kg. Panjang tubuh rata-rata maskoki dewasa hanya 28 cm dan bobot 1,5 kg.

Ryukinsaurus menyabet Jumbo Champion karena berpenampilan maksimal
Ryukinsaurus menyabet Jumbo Champion karena berpenampilan maksimal

Perawatan maksimal
Pantas jika Museum Rekor Indonesia (MURI) pada 2012 menobatkan Tom Tom sebagai maskoki terbesar. Ia hanya terpaut 3 cm dari maskoki terbesar sedunia di Cina yang memiliki panjang 42 cm. Gelar grand champion pada kontes yang berlangsung di Wholesale Trade Center (WTC) Manggadua, Jakarta, itu bukan gelar pertama Tom Tom.Total jenderal ikan itu menyabet 10 grand champion dari berbagai kontes nasional pada 2011—2014.

Pada lomba sebelumnya di kontes Indonesia Goldfish Society 2012 dan Indonesian Pets Plants Aquatic Expo (IPPAE) 2013, maskoki hasil ternakan Farm Limas itu juga menyabet gelar serupa. Hendrik, pehobi asal Jakarta, mengatakan kolam besar berukuran 7 m x 4 m x 1,8 m dan pakan impor 3 kali sehari membuat Tom Tom tampil prima.

Pehobi di Manggabesar, Jakarta Barat, itu menggembleng maskoki di akuarium besar itu sejak 3,5 tahun silam. Menurut Hendrik di akuarium besar maskoki bisa berenang aktif sehingga membentuk otot dan tubuh pun kuat. Trik itu terbukti andal melahirkan maskoki juara. “Saya senang dengan keberhasilan ini,” kata Hendrik.

Senyum juga menghias wajah Boyke, pehobi maskoki asal Jakarta. Ryukin milik Boyke sukses meraih gelar jumbo champion setelah menundukkan teman satu tim ranchu juara kelas jumbo. Ikan itu juga mengalahkan oranda jumbo milik Herman. Gelar kampiun jumbo diperebutkan maskoki berukuran 19,1 cm—23 cm. Gelar itu tertinggi kedua setelah grand champion.

Panitia menyediakan lebih dari 300 akuarium untuk menampung peserta
Panitia menyediakan lebih dari 300 akuarium untuk menampung peserta

Sering makan
Prestasi maskoki asal Cina itu meleset dari target Boyke yaitu grand champion. “Ikan saya masih kurang besar daripada grand champion,” kata Boyke. Meskipun begitu ia tetap senang dengan prestasi ikan itu. Menurut Patrick warna ikan berumur 1 tahun itu paling menarik di antara maskoki lain. “Warna gelapnya bagus dan kulitnya juga sehat sehingga terlihat mengilap,” tutur Patrick.

Maskoki itu dominan berwarna hitam dengan sedikit bercak merah di atas kepala dan punggung. Menurut Boyke warna ryukin itu mirip dengan ikan sejenis tempo dahulu. Oleh karena itu, ia memberi julukan Ryukinsaurus untuk maskoki itu. Boyke mengatakan salah satu kunci sukses Ryukinsaurus menjadi juara yakni perawatan intensif.

Boyke memberikan pakan 2 jam sekali setiap hari. Pakan berupa campuran 7 jenis pelet beragam manfaat seperti memacu pertumbuhan dan mencerahkan warna. Boyke membasahi 7 jenis pelet itu dengan air hingga lembek lalu mencampurnya jadi satu. Selain itu, Boyke memiliki ramuan racikan sendiri untuk menaikkan punggung ikan. “Punggung tinggi pada ryukin bisa menambah poin,” kata pria kelahiran Jakarta itu.

Boyke (kanan) menerima piala dari Alexander Bambang, ketua HGC
Boyke (kanan) menerima piala dari Alexander Bambang, ketua HGC

Frekuensi pemberian pakan menjadi 1 jam sekali sepekan menjelang kontes. Satu hari menjelang kontes ikan dipuasakan agar bergerak aktif saat penjurian. Perawatan itu terbukti sukses mencetak maskoki juara. Buktinya 8 dari 11 ikan milik Boyke menjadi jawara.

Kontes yang berlangsung pada 17 Agustus 2014 itu berlangsung meriah. “Peserta yang datang melebihi target panitia,” kata Alexander Bambang, ketua Happy Goldfish Club (HGC) sekaligus penyelenggara kontes. Peserta berjumlah 350 ikan berasal dari berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta, dan Balikpapan. Jumlah itu melebihi target panitia yang hanya 300 peserta. (Riefza Vebriansyah)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id— “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari, Kecamatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img