Kaktus semakin populer sebagai tanaman hias minimalis karena bentuknya sederhana, perawatan mudah, dan estetika yang cocok dengan desain interior modern. Tren dekorasi Skandinavia dan Jepang cenderung memilih tanaman berukuran kecil dengan siluet tegas yang memperkuat kesan ruang bersih, terang, dan rapi.
Studi desain interior dalam Rethinking Design and Interiors menyebutkan bahwa keberadaan tanaman sukulen seperti kaktus dapat meningkatkan kenyamanan visual. Selain itu menambah titik fokus pada ruangan tanpa memerlukan ruang besar atau perawatan intensif. Hal ini membuat kaktus menjadi pilihan favorit penghuni apartemen, kantor, hingga kafe.
Di pasar tanaman hias, beberapa jenis kaktus menjadi best-selling karena ukuran kompak dan tampilannya yang unik. Varietas populer antara lain Gymnocalycium mihanovichii (moon cactus) yang memiliki kepala berwarna merah atau kuning cerah. Pilihan lainnya Mammillaria gracilis, Notocactus leninghausii, dan Euphorbia trigona untuk tampilan minimalis tinggi.
Kajian dalam Urban Plant Horticulture Journal mengungkapkan tren penjualan tanaman hias menunjukkan bahwa kaktus mini berdiameter kurang dari 10 cm paling diminati karena mudah ditata dan harga terjangkau. Banyak penjual dekorasi rumah menjadikan kaktus sebagai produk andalan karena permintaan konsisten sepanjang tahun, tidak bergantung musim, dan minim risiko mati saat proses distribusi.
Tren kaktus dalam dekorasi rumah juga dipengaruhi oleh media sosial. Studi pemasaran digital dalam Journal of Consumer Studies mengungkapkan bahwa gaya “urban jungle minimalism” di Instagram dan Pinterest meningkatkan minat konsumen pada tanaman berduri ini. Terutama ketika dikombinasikan dengan pot keramik putih, pot beton, dan desain industrial.
Tampilan sederhana tapi elegan menjadikan kaktus bukan sekadar tanaman. Ia merupakan elemen visual yang memengaruhi karakter ruangan. Banyak pemilik rumah memilih 3—5 kaktus mini untuk menciptakan “visual rhythm” sekaligus mempertahankan kesan bersih.
Kaktus menjadi ikon dekorasi modern karena menggabungkan estetika minimalis, perawatan yang sangat mudah, dan pilihan varietas yang luas untuk segala gaya interior. Daya tarik visualnya, ditambah tren penjualan yang stabil, menunjukkan bahwa kaktus telah berubah dari tanaman gurun menjadi elemen desain interior yang bernilai komersial dan artistik. (Naya Maura Denisa)
