Wednesday, August 10, 2022

Kali Ketiga Cointreu Jawara

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Pitbull meraih young champion berkat perawatan yang maksimalCointreu meraih gelar baby champion untuk ke-3 kalinya.

Hatta Gunawan tersenyum lebar saat juri menobatkan Cointreu, lou han klangenannya, sebagai baby  champion pada gelaran Indonesia Lou han Competition 2013. Tiga juri sudah memprediksi kemenangan itu sejak awal kontes. “Hampir tidak ada saingan, staminanya stabil sejak awal,” ujar Hady Senjaya, juri asal Bandung, Jawa Barat. Cinhua asal Thailand itu juga elok dengan corak merah yang tebal di tubuh. Pantas banyak pengunjung mengabadikan sang ikan dengan kamera telepon seluler.

Pemilik lou han juga yakin Cointreu bakal mencetak hatrik atau meraih kemenangan 3 kali berturut-turut. Pada dua kontes sebelumnya, Cointreu merengkuh gelar serupa baby champion di Jakarta (1 September 2013) dan Bandung (6 Oktober 2013). Pantaslah bila Hatta memperlakukannya dengan istimewa. “Umurnya masih muda sekitar 5 bulan. Semoga ia bisa meraih gelar serupa di International Lou han Competition pada 1—8  Desember 2013,” ujar Hatta.

 

Kondisi membaik

Seminggu menjelang kontes Hatta sebetulnya mengkhawatirkan kondisi Cointreu.  Ikan itu tampak lemas dan terdapat bintik-bintik putih di tubuhnya seperti terkena penyakit white spot. Hatta segera memasang pemanas dan memasukkan 2 sendok teh garam ke dalam akuarium. Berselang 5 hari kondisi Cointreu membaik sehingga Hatta memutuskan untuk melombakannya. “Supaya staminanya bagus saya memberikan 3 jangkrik dan pakan mengandung spirulina serta kareotenoid sejak 3 hari menjelang kontes,” kata Hatta yang mengoleksi 50 lou han itu.

Kontes adu cantik-cantikan lou han di WTC Manggadua, Jakarta Utara, itu juga menobatkan Bale, cinhua milik WS Jogja sebagai grand champion. “Bermental juara dan tidak terlihat drop sama sekali,” ujar Tomi Adi Prasetya, juri asal Surakarta, Jawa Tengah. Anthony Setiadi, pemilik awal Bale, percaya bahwa ikan yang hingga kini masih di bawah pengawasannya itu bisa menjadi juara. “Sebulan sebelumnya, ikan dipindahkan ke akuarium yang ukurannya sama dengan kontes,” ujar pria 29 tahun itu. Tujuannya agar ikan tidak kaget saat menempati akurium kontes yang berbeda ukuran dari akuarium sehari-hari. Seminggu menjelang jadwal ikan masuk arena, ia rutin memberikan 5 udang setiap hari.

Selain Cointreu dan Bale, cinhua lain yang memboyong gelar champion yaitu Pitbull. Ikan berumur 1 tahun itu meraih gelar young champion. Klangenan Erick Elihento sepanjang 21 cm itu memang sarat prestasi pada kompetisi lokal dan mancanegara. Pada Maret 2013, misalnya, Pitbull menjadi kampiun kelas C pada 2nd International FH  Competition 2013 di Singapura. “Secara keseluruhan tubuhnya proporsional,” ujar Miat Talim, juri asal Jakarta. Budi Triyono, perawat lou han itu, menuturkan Pitbull rutin diberi pelet spirulina supaya coraknya tegas. Pakan itu dikombinasi dengan pemberian 3—4 udang 2 pekan menjelang kontes.

Pendatang baru

Kontes yang diikuti 240 ikan dan terbagi 13 kelas itu berlangsung meriah karena menjadi ajang pertemuan antarpehobi dari berbagai daerah. “Di sini kami saling silaturahim dan diskusi,” ujar Jimmy, panitia kontes. Nandi SR, anggota dewan juri, juga mendukung diselenggarakannya acara itu. “Supaya pehobi baru tak perlu merasa takut bersaing dengan pemain lama,” katanya. Fenomena peserta kontes yang mengalami penurunan di tengah tren lou han yang mulai naik daun juga disampaikan ketua P2LI (Persatuan Pecinta Louhan Indonesia), Paulus Iskandar. “Perlu diadakan kontes khusus bagi para pemain baru,” ujar pria yang sudah mengoleksi lou han sejak 1997 itu.

Pemilihan tim terbaik periode 2013 ditunggu para pehobi. Tim Stars dinobatkan sebagai tim terbaik dengan perolehan poin 5.070 dari 5 putaran kontes. Tim beranggotakan 7 pehobi itu memiliki jagoan seperti Cointreu dan Ironmax. Tim Terbaik kedua dan ketiga masing-masing menjadi milik Rock and Roll dan Platinum dengan total poin 4.300 dan 4.150. Setiap tim menurunkan 35 ikan setiap kali kontes. “Dengan adanya tim kita bisa lebih kompak,” ujar Reyvan Clieef, dari tim Platinum. (Rizky Fadhilah)

FOTO:

  1. Bale sukses menjadi grand champion karena kondisinya stabil hingga akhir acara
  2. Pitbull meraih young champion berkat perawatan yang maksimal
  3. Cointreu meraih gelar baby champion 3 kali berturut-turut
  4. Kekompakan para pehobi di kontes WTC Mangga Dua
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img