Sunday, May 10, 2026

Kombuca, Minuman Fermentasi Penopang Imunitas

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Kombuca adalah minuman fermentasi yang terbuat dari teh dan gula, kemudian difermentasi dengan bantuan koloni mikrob seperti bakteri Acetobacter xylinum serta ragi Saccharomyces cerevisiae dan Zygosaccharomyces bailii. Hasil fermentasi menghasilkan larutan kaya probiotik, vitamin, dan senyawa bioaktif yang menunjang kesehatan pencernaan dan sistem imun.

Kombuca memiliki rasa khas yang menyegarkan—masam, manis, dan sedikit bersoda. Minuman asal Asia Timur ini kini populer sebagai bagian dari gaya hidup sehat, terutama di masa pandemi.

Debbie Nasta Maharini mengandalkan kombuca ketika kedua orang tuanya terinfeksi virus korona pada Juni 2021. Perempuan yang tinggal di Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, itu panik karena hasil tes usap ayah dan ibunya menunjukkan positif COVID-19.

Kondisi semakin mengkhawatirkan karena keduanya tergolong kelompok rentan, masing-masing berusia 65 dan 64 tahun. Selain itu, mereka juga memiliki penyakit penyerta.

“Ada komorbid bapak pneumonia dan ibu penyakit jantung,” kata Debbie. Mereka mengalami gejala demam sekitar dua hari dan batuk ringan pada awal masa isolasi mandiri.

Gejala ibunya memburuk dengan batuk lebih parah, keringat dingin, dan tubuh lemas. Dokter menyarankan pemberian probiotik untuk memperkuat daya tahan tubuh.

Debbie teringat kombuca yang ia buat sendiri sejak 2019. Ia langsung memberikan minuman fermentasi itu kepada orang tuanya sebagai pelengkap pengobatan.

Dosis kombuca yang diberikan adalah satu gelas (250 ml) dua kali sehari setelah makan. Selain kombuca, orang tuanya juga mengonsumsi makanan bernutrisi, obat resep dokter, dan rutin berolahraga pagi.

Keluarga itu juga menghindari makanan pemicu batuk seperti gorengan dan masakan bersantan. Perlahan, kondisi keduanya membaik setelah mengikuti isolasi mandiri selama 14 dan 18 hari.

Hasil tes usap ulang menunjukkan mereka negatif virus korona. Debbie makin yakin menjalani pola hidup sehat dengan kombuca sebagai asupan harian.

Menurut dr. Debryna Dewi Lumanauw, manfaat utama kombuca berasal dari probiotik seperti Lactobacillus. “Dengan makin banyak probiotik di dalam tubuh kita, imunitas akan meningkat,” kata dokter anggota Basarnas itu.

Debryna menjelaskan, probiotik juga penting bagi kesehatan sistem pencernaan. Sistem pencernaan yang sehat berkaitan erat dengan daya tahan tubuh.

Dalam usus terdapat struktur bernama peyer’s patch yang berfungsi sebagai gudang sel imun. “Peyer’s patch pabrik sel imun kita. Sel-sel itu akan diproses jadi antibodi,” tutur Debryna.

Jika kondisi usus tidak baik, misalnya karena luka atau gangguan autoimun, produksi sel imun bisa terganggu. Itu sebabnya probiotik penting untuk menjaga fungsi imunitas.

Kombuca dengan rasa masam-manis dan sedikit soda menjadi pilihan minuman sehat yang juga menyenangkan. Gas karbondioksida yang membentuk soda itu berasal dari proses fermentasi alami.

Debryna menyebut soda tersebut ibarat napas terakhir bakteri sebelum kombuca dikonsumsi. Selain menyegarkan, kombuca juga aman sebagai sumber vitamin C harian.

Ia bahkan memanfaatkan kombuca sebagai pengganti cuka dalam masakan. Pembuatan kombuca pun relatif mudah dan bahan-bahannya gampang diperoleh.

Peneliti dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Surya Mitra Husada Kediri, Yenny Puspitasari, menemukan bahwa kandungan vitamin C dalam kombuca meningkat pada hari ke-7 fermentasi. Kandungannya mencapai 8,34 mg/ml sebelum kemudian menurun pada hari-hari berikutnya.

Proses ini terjadi karena mikrob mengoksidasi gula menjadi karbondioksida dan air, yang kemudian bereaksi membentuk asam askorbat. Namun setelah hari ke-7, gula habis dan vitamin C mulai menurun.

Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang penting dalam menjaga sistem imun. Ia membantu memperbaiki jaringan tubuh, melindungi sel dari radikal bebas, dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Pasien COVID-19 yang mengonsumsi kombuca tidak hanya mendapat vitamin C. Kombuca juga mengandung vitamin B1, B3, B12, serta asam amino yang bermanfaat bagi metabolisme tubuh.

Khasiat kombuca tak terbatas hanya untuk penderita korona. Minuman fermentasi ini menjadi bagian dari gaya hidup sehat jangka panjang yang mendukung sistem imun secara alami.


Artikel Terbaru

Hantavirus dan Ancaman Zoonosis Global, Ini Penjelasan Epidemiolog UNAIR

Trubus.id— Kasus gangguan pernapasan berat yang dialami sejumlah penumpang kapal pesiar MV Hondius memunculkan dugaan infeksi hantavirus dan menjadi...

More Articles Like This