Thursday, August 18, 2022

Kreatif Olah Kulit Manggis

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Kulit manggis penuh khasiat itu pasokannya cuma berlimpah setahun sekali pada akhir tahun. Mengawetkannya dalam bentuk kering agar tahan 6 bulan jalan keluar terbaik. Selain itu, menurut sinse M Yusuf herbalis di Sukabumi, Jawa Barat, pengeringan juga menghilangkan cairan dan getah penyebab pahit pada kulit manggis.

Asep W Permana dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, Bogor, Jawa Barat, sejak 2009 membuat serbuk instan kulit manggis dari buah kualitas C dan D alias apkir. Ia memilih manggis dengas tingkat kematangan 5-6 karena getahnya lebih sedikit daripada manggis muda.

Bubuk instan

Dalam membuat bubuk kulit manggis Asep mengekstrak xanthone dari kulit manggis menggunakan 5 pelarut berbeda yaitu air, etanol 70%, etanol 96%, aseton 80%, dan aseton murni. Hasil ekstraksi dengan air sebanyak 0,723 mg

xanthone tiap gram tepung kulit manggis, sedangkan ekstraksi tertinggi oleh aseton, 78,52 mg xanthone.

Ekstraksi menggunakan aseton atau etanol dilakukan dalam skala laboratorium atau industri besar dan menengah karena membutuhkan ekstraktor dan evaporator yang harganya mahal. Proses ekstraksi dimulai dengan mengeringkan kulit manggis. Lalu kulit manggis dihancurkan menjadi serbuk kemudian diekstrak dengan etanol 70%. Ekstrak yang dihasilkan pada tahap ini masih berupa ekstrak cair. Ekstraksi kulit manggis dalam bentuk cair juga dapat langsung dikonsumsi sebagai konsentrat.  Campurkan 5-10 tetes konsentrat ke dalam segelas air.

Untuk menghilangkan kadar etanol, ekstrak cair itu dievaporasi dengan evaporator atau feed dryer sehingga menjadi ekstrak kental. Ekstrak kental dievaporasi, disterilisasi, dan dikeringkan lagi hingga menjadi serbuk. Bubuk kulit manggis yang dihasilkan jadi produk antara. Selanjutnya dapat dibuat ke produk lanjutan seperti minuman instan, food suplement atau permen tablet. Kadar antosianin yang dapat diekstrak antara 5,7-6,22 mg/g, xanthone 0,72-34,95 mg/g, dan total fenol 50,5-154,57 mg/g serta memiliki kapasitas antioksidan 84,6-86,29% atau lebih tinggi sekitar 0,8 kali dibandingkan dengan aktivitas reaktif asam askorbat.

PT Industri Jamu Borobudur mengemas ekstrak kulit manggis dalam kapsul. Menurut kepala Laboratorium PT Industri Jamu Borobudur, Joko Kawiyanto, ”Kapsul ekstrak tahan simpan hingga 3,5 tahun.” Keuntungan mengolah kulit manggis dengan metode ekstraksi, cara itu efektif untuk ”menarik” senyawa aktif dalam kulit manggis seperti alfamangostin, gammamangostin, dan garcinone-E.

Nidia E Pebriyanti dari Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, mengolah kulit manggis menjadi sirop. Nidia mencampurkan ekstrak kulit manggis dengan ekstrak rosela sebagai pewarna alami dan madu (pemanis alami). Perbandingan ketiga bahan itu 5 : 1 : 4. Kandungan xanthone dalam sirop olahannya mencapai 46,49 mg/100 ml.

Praktis

Olahan dalam bentuk segar misal jus manggis juga bisa dibuat tahan simpan. Asep W Permana mengawetkan jus manggis dengan menambahkan asam sitrat. “Asam sitrat juga menambah rasa dan memperbaiki warna jus kulit manggis,” katanya. Jus kulit manggis tahan selama 2 minggu di dalam kulkas dan 5 hari di suhu kamar.

Rosita Melannisa MSi Apt dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta mengolah kulit kering menjadi teh celup kulit manggis Rosita memotong-motong kulit manggis segar. Potongan kulit manggis itu lalu dikeringkan dengan bantuan sinar matahari atau oven. Haluskan kulit manggis yang sudah kering lalu masukkan ke kantung teh celup. Voila! Kulit manggis celup dapat langsung diseduh seperti minum teh.

Namun, xanthon tidak dapat terekstrak optimal jika menggunakan pelarut air. ”Kadar alfamangostin yang terekstrak relatif kecil, kurang dari 1%,” ujar Rosita. (Pranawita Karina)

  1. Minuman dari ekstrak kulit manggis
  2. Asep W Permana mengolah kulit manggis menjadi serbuk minuman instan

 

Jus Awet 2 Minggu

  1. Rendam potongan kulit manggis dengan air selama 1 jam, lalu cuci bersih
  2. Kukus potongan kulit manggis selama 3-5 menit. Tujuannya untuk menghilangkan getah yang terkandung di dalamnya
  3. Blender kulit manggis dengan 800 ml air masak
  4. Saring kulit manggis yang telah diblender dengan kain. Endapkan selama 5 menit agar tanin pada kulit manggis tidak ikut terbawa
  5. Air jus kulit manggis kemudian direbus dengan 3 sendok teh larutan asam sitrat. Asam sitrat  menguatkan rasa dan warna. Sifat asam dari zat tambahan makanan itu dapat mengawetjkan jus. Rebus kurang dari 3 menit dengan api kecil
  6. Setelah direbus, masukan ke dalam botol  kaca. Tunggu sampai dingin lalu tutup rapat dan simpan dalam kulkas. Jus  tahan selama 2 minggu di dalam kulkas dan 5 hari di suhu kamar
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img