Monday, May 20, 2024

Kunci Sukses Berbisnis Bibit Anggur

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Permintaan bibit anggur masih stabil saat pandemi hingga sekarang. Banyak pehobi baru bermunculan. Danang Priyatmoko menjual 300—700 bibit per bulan. Dengan penjualan sebanyak itu, ia memperoleh omzet Rp40 juta—Rp100 juta per bulan.

Menurut Danang Priyatmoko, “Dengan satu pot anggur pun orang bisa berkebun dan menghasilkan buah.” Harga bibit anggur bervariasi. Harga bibit itu konstan seperti sebelum pandemi.

“Saya menjual bibit dengan harga Rp125.000—Rp200.000 per bibit tergantung jenis dan ukuran,” ujar Danang.

Biasanya pemilik Jogja Anggur itu menjual bibit setinggi 60 cm. Dalam menjual bibit harus menjaga kualitas bila ingin bertahan. Contohnya jenis anggur harus valid. Hal itu penting karena saat ini ada sekitar 300 jenis bibit impor yang beredar di Indonesia.

Kadang-kadang para penangkar tertukar atau keliru saat memberi nama jenis. Lapak bibit hanya mengembangkan 50 jenis anggur yang paling banyak diminta pasar. Menurut Danang yang penting karakter pilihan pehobi pemula adalah genjah, mudah berbuah, enak, dan ukuran buah cukup besar.

Selain itu yang juga tak kalah penting adalah pelayanan konsumen setelah penjualan atau after sales service seperti yang dilakukan Bagus. Konsumen yang membeli 2 bibit mendapatkan sekali pelatihan merawat anggur secara gratis.

Pengemasan yang aman juga salah satu kunci penting untuk memastikan bibit aman saat tiba di tujuan. Terutama untuk konsumen yang jauh atau antarpulau. Oleh sebab itu, penjual bibit berupaya agar bibit selamat hingga penanaman di lokasi pembeli.

Mereka dapat mengirim bibit dengan media tanam sehingga bertahan hingga 10 hari. Sebelum pengiriman menyiram bibit dengan larutan B1 biar tidak stres di jalan. Media tanam juga dicampur dengan sedikit serbuk sabut kelapa atau cocopeat yang mampu menyimpan air.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Harga Hingga Rp25 Juta, Kambing Hias Pigmi Incaran Pehobi

Trubus.id—Para pehobi menggemari kambing pigmi yang lucu sebagai kambing hias. Menurut pemilik Pet Icon Jogja di Kabupaten Sleman, Provinsi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img