Trubus.id— Kelapa kopyor kian diminati konsumen baik berupa butir utuh maupun beragam varian minuman. Peneliti di PT Riset Perkebunan Nusantara, Valentina Sokoastri, meriset preferensi konsumen terhadap salah satu produk kopyor.
Sejatinya konsumen menyukai kopyor lantaran rasa segar dan gurih yang tidak ditemui pada kelapa biasa. Pengembangan produk dengan tetap menjaga keaslian rasa dan kepraktisan penyajian menjadi penting.
Keruan saja di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Hendriyanto E.S., S.E., menangguk gurihnya laba kopyor. Ia sanggup menjual 2.500 botol minuman kopyor per bulan sebelum pandemi. Satu butir kopyor menghasilkan 6—7 botol minuman dengan tambahan susu dan sirop.
Menurut Hendri, masyarakat di Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya belum banyak mengenal kopyor. Ia ingin harga tetap terjangkau agar makin banyak orang yang membeli. Selain minuman dalam botol, alumnus Jurusan Manajemen Keuangan Politeknik Keuangan Negara STAN itu juga menjual kopyor utuh.
Hendri memperoleh pasokan dari pekebun di Kabupaten Sumenep dan Lumajang, Jawa Timur. Kopyor asal Pati memiliki daging buah dengan rasa manis yang kuat, tebal, dan berwarna putih.
Itu yang paling enak walau ukurannya cenderung kecil. Kopyor dari daerah lain biasanya berukuran lebih besar tetapi daging buah memiliki rasa kurang enak, tipis, dan ada yang berwarna kehitaman.
Selain kopyor utuh dan produk minuman, ada juga yang menjual kopyor beku seperti yang dilakukan Edi Pamungkas sejak Maret 2021. Penjual kopyor di Kota Bekasi, Jawa Barat, itu menyediakan kopyor beku berlabel Pyor Kopyor karena lebih praktis dalam penyimpanan dan penyajian.
Masa simpan juga lebih lama hingga berbulan-bulan. Masa simpan kelapa kopyor utuh sekitar sepekan saja dalam lemari pendingin dan cukup memakan tempat. Kekurangan kopyor beku tidak ada air kelapa. Sebaliknya daging buah menjadi berair sehingga tidak renyah lagi.
Kini telah ada bibit kelapa kopyor hasil dari teknologi kultur jaringan yang dapat menghasilkan hampir 100% kelapa kopyor dalam satu pohon. Oleh sebab itu, pelaku usaha kopyor hendaknya mengeluarkan beragam inovasi untuk mengantisipasi bila pasokan melimpah.
