Penggunaan mulsa jerami menjadi salah satu teknik sederhana namun efektif untuk menjaga kelembapan tanah, terutama saat musim kemarau. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa jerami mampu menekan penguapan air dari permukaan tanah sehingga cadangan air tetap tersedia bagi tanaman.
Dalam jurnal berjudul Pengaruh Pemberian Jerami pada Tanah untuk Kelembapan Tanah yang ditulis oleh Todermanto Lawolo dalam Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, jerami disebut memiliki peran multifungsi dalam mempertahankan kadar air tanah. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa mulsa jerami mampu mengurangi laju evaporasi, memperbaiki struktur tanah, serta meningkatkan kandungan bahan organik sehingga tanah lebih mampu menahan air.
Link jurnal
Selain itu, penelitian Zhang Peng dkk. dalam jurnal Scientific Reports berjudul Effects of Straw Mulch on Soil Water and Winter Wheat Production in Dryland Farming mengungkapkan bahwa penggunaan mulsa jerami dapat meningkatkan kandungan air tanah hingga 0,7–22,5% dibandingkan tanpa mulsa. Bahkan efisiensi penggunaan air (water use efficiency) juga meningkat lebih dari 24%.
Link jurnal
Penelitian lain oleh Lalit Goel, Vijay Shankar, dan R.K. Sharma dalam jurnal International Journal of Recycling of Organic Waste in Agriculture menunjukkan bahwa mulsa jerami, khususnya jerami gandum, memiliki kemampuan menyerap dan mempertahankan air lebih baik dibanding tanpa mulsa. Hasilnya, kelembapan tanah pada berbagai kedalaman meningkat signifikan pada lahan yang diberi mulsa jerami.
Link jurnal
Tak hanya menjaga kelembapan, mulsa jerami juga berfungsi menjaga suhu tanah tetap stabil dan mendukung aktivitas mikroorganisme. Kondisi tersebut menciptakan lingkungan tanah yang lebih sehat sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal .
Penggunaan mulsa jerami juga terbukti mampu meningkatkan hasil tanaman pada musim kering. Dalam penelitian di Jurnal Hortikultura Indonesia, aplikasi mulsa organik jerami meningkatkan kelembapan tanah sekaligus mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman yang lebih baik dibanding tanpa mulsa .
Dengan berbagai manfaat tersebut, mulsa jerami menjadi solusi ramah lingkungan untuk konservasi air di lahan pertanian. Penerapan teknik ini tidak hanya membantu petani menghadapi kekeringan, tetapi juga meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.
