Masyarakat Diminta Tak Panik Akibat Meningkatnya Kasus Gangguan Ginjal Akut

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Kasus meninggalnya anak-anak akibat gangguan ginjal akut cukup memprihatinkan. Kepedulian banyak pihak sangat diharapkan. Kendati demikian, diharapkan masyarakat tidak panik meskipun angka kasus gangguan ginjal akut tinggi.

Dr. Ika Puspitasari, S.Si., M.Si., Apt, dosen Fakultas Farmasi UGM sekaligus Praktisi Farmasi Klinik RSA UGM, mengimbau agar masyarakat terus menjaga kewaspadaannya sejak dini, tidak perlu panik dan bingung berlebihan.

Menurutnya, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan deteksi dini pra-Rumah Sakit. Ia menilai upaya itu sangat penting. Jika menemukan pasien dengan usia di bawah 18 tahun memiliki gejala demam, gejala infeksi saluran pernafasan akut (batuk, pilek), atau gejala infeksi saluran cerna (diare, muntah), volume urine yang berkurang, perlu membawa orang tersebut atau pasien ke FKTP (fasilitas kesehatan tingkat pertama) terdekat.

“Kalau sudah jarang mengeluarkan urine atau selama 24 jam tidak mengeluarkan urine maka wajib orang tersebut dibawa ke IGD. Apalagi terjadi perburukan dan pasien tidak bisa apa-apa lagi,” terang Ika seperti dikutip dari laman Universitas Gadjah Mada.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak panik. Jika tidak yakin dengan obat-obat yang ada, Ika mengimbau untuk tidak menyebarkan ke sosial media. Akan baik untuk sementara menghindari obat-obat cair dan mencari alternatif obat noncair.

“Ya kalau masih ragu juga. Ada baiknya masyarakat bisa konsultasi ke dokter, apoteker, perawat atau bidan,” tuturnya.

Sementara itu, Apt. Arifianti Piskana S, M. Clin. Pharm, Wakil Ketua II DPD IAI Yogyakarta, menambahkan para apoteker saat ini taat akan surat edaran larangan pemakaian obat cair (sirup). Bahkan, mengacu edaran Kementerian Kesehatan, di lapangan tidak lagi mendistribusikan obat sediaan sirup.

https://trubus.id/wp-content/uploads/2026/08/spanduk-roll-banner-website.jpg.jpeg
Artikel Terbaru

Kemenyan Jadi Bahan Kosmetik Alami Berdaya Tinggi

Kemenyan selama ini identik dengan ritual adat dan tradisi leluhur. Padahal, tanaman ini menyimpan potensi besar sebagai bahan kosmetik...

More Articles Like This