Friday, August 19, 2022

Melimpah Faedah Buah Persea

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Minyak daridaging buahavokad
Minyak dari daging buah avokad

Buah, daun, biji semuanya berkhasiat. Itulah avokad.

Daging buah avokad nan lembut itu berpadu dengan daging kelapa muda, serutan gula jawa, dan siraman susu kental manis menu favorit Edwin Muharram. Pria 31 tahun itu kerap kali mengolah minuman itu sendiri ketika akhir pekan. Edwin menggemari avokad karena, “Sejak kecil  memang terbiasa minum jus avokad,” kata warga Bandung, Provinsi Jawa Barat, itu. Selama ini kadar kolesterol Edwin normal, di bawah 200 mg/dl.

Drs Mohamad Sulthon Amien MM yang gemar menyantap durian itu juga rutin mengonsumsi daging buah avokad. “Saya mengonsumsi daging avokad dua kali dalam sehari. Avokad mengandung lemak tak jenuh tinggi,” kata direktur utama Laboratorium Parahita Diagnostic Center di Surabaya, Jawa Timur, itu. Kadar kolesterol pria 56 tahun itu tetap stabil di bawah ambang batas. Buah Persea americana itu memang berkhasiat mencegah kolesterol tinggi.

Riset Hema Dewi Anggraheny dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, membuktikan jus avokad mampu menurunkan kadar kolesterol tikus jantan galur wistar. Dalam riset praklinis itu, pemberian 4 ml avokad setiap hari selama 15 hari berturut-turut menurunkan kadar kolesterol dari 213,37 mg/dl menjadi 106,87 mg/dl. Semakin tinggi dosis konsumsi, penurunan kadar kolesterol total semakin tinggi pula.

Minyak

Menurut ahli gizi dan peneliti pangan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan Departemen Kesehatan, Bogor, Jawa Barat, Dr Mien Karmini MS daging buah avokad memang bergizi tinggi. “Daging buahnya mengandung karbohidrat dan lemak tak jenuh tinggi,” tutur Karmini. Farmakolog dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, Dr Sukrasno menuturkan hal senada, kandungan vitamin E daging buah avokad sangat baik untuk kesehatan terutama kulit.

Berbagai khasiat buah avokad itulah yang mendorong sebagian produsen mengolah daging buah avokad menjadi minyak sehat. Itu memudahkan konsumsi dan praktis dalam penyimpanan. Menurut kepala bagian bisnis, distributor minyak avokad di Cengkareng, Jakarta Barat, Andrias F Setiawan, pengolahan avokad menjadi minyak menjadi solusi untuk menghindari minyak tidak sehat yang beredar di pasaran.

Produsen menuai minyak setelah memeras daging buah avokad pada suhu rendah, yakni 27—400C. Mesin pemeras menggunakan bahan baja. “Pemrosesan suhu rendah menghasilkan minyak sehat bebas kolesterol dan meningkatkan rasa dan aroma minyak,” tutur alumnus Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor itu. Sementara untuk pengemasan, ia menggunakan botol kaca berwarna gelap. “Kalau wadah tembus cahaya menyebabkan minyak menjadi tengik,” kata Andrias.

Menurut Andrias 250 ml minyak avokad berasal dari 15 buah berbobot rata-rata 170 g. Dengan tetap menjaga kemurnian daging buah avokad, minyak itu berkhasiat untuk membantu mencegah diabetes, osteoarthritis, jantung koroner, dan penuaan dini. “Hal itu karena minyak avokad mengandung beragam nutrisi seperti betasitosterol, vitamin E, dan asam lemak tak jenuh yang sangat baik untuk kesehatan,” ujarnya.

Biji dan daun

Pemanfaatan minyak avokad untuk kesehatan itu membuktikan bahwa pohon Persea americana itu serbaguna. Bukan hanya daun yang sohor sebagai panasea alias mampu mengatasi beragam penyakit. Herbalis di berbagai kota seperti Valentina Indrajati di Bogor, Lukas Tersono Adi (Banten), dan Lina Mardiana (Yogyakarta) biasa menyarankan pemanfaatan daun avokad. Daun tanaman asal Amerika tengah itu memang berkhasiat obat.

Riset Anggara Hernas Saputra dari Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor menunjukan daun avokad berkhasiat untuk ginjal. (baca: Daun Avokad Baik Untuk Ginjal halaman 10). Sementara bagian lain tanaman itu belum termanfaatkan. Padahal, bagian lain tanaman itu juga berkhasiat. Biji avokad, misalnya terbukti sahih sebagai antioksidan sebagaimana hasil riset Liberty P Malangngi dan rekan dari Jurusan Kimia, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Mereka meneliti kandungan tanin pada biji avokad kering dan segar. Hasilnya, ekstrak biji avokad mentega kering menunjukkan aktivitas antioksidan sebesar 93,045%. Dari riset itu juga diketahui biji avokad mengandung tanin cukup tinggi, mencapai 117 mg per kg biji kering.

Menurut Dr Sukrasno, zat tanin menstabilkan gula darah sehingga baik untuk penderita diabetes mellitus. Riset Arsita Dian Anggraeni dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, membuktikan penuturan Sukrasno.  Pemberian infusa biji avokad sebanyak 0,315 g per kg bobot tubuh mampu mengendalikan  kadar gula darah tikus wistar di angka 157,2 mg/dl. Hasil itu berbeda nyata dengan kontrol sebesar 189,8 mg/dl. Di negeri leluhur, Meksiko, avokad dipercaya sebagai afrodisiak atau pembangkit gairah seksual.

Masyarakat setempat menyebut avokad ahacatl yang berarti testis hijau. Sebutan itu mengacu pada bentuk buah. Sementara masyarakat Kolumbia menyebut avokad sebagai buah cinta. Buah kerabat kayumanis itu menjadi cinderamata paling pas bagi seorang suami kepada istri tercinta. Buah, biji, daun avokad ternyata berkhasiat bagi kesehatan. (Bondan Setyawan/Peliput: Riefza Vebriansyah & Rizky Fadhillah)

 

Kandungan Persea
Kandungan Persea
  1. Dr Sukrasno “Kandungan vitamin E daging buah avokad sangat baik untuk kesehatan terutama kulit,”
  2. Daging buah avokad mengandung karbohidrat, vitamin, dan lemak tak jenuh tinggi
  3. Minyak dari daging buah avokad

 

Previous articleCegah Kantuk
Next articleTepat Olah Avokad
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img