Thursday, August 18, 2022

Melon Anyar Incaran

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Melon new madesta rock melon jumbo. (Dok. PT East West Seed Indonesia)

Lima melon baru pilihan petani. Tahan virus, produksi tinggi, dan cita rasa manis.

Trubus — Watim panen perdana melon baru new madesta pada awal September 2018. Petani di Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, itu menanam melon di lahan 1.200 m²  dan menuai 2,5 ton. Artinya potensi hasilnya setara 21 ton per hektare. Warna jingga new madesta lebih pekat dan merata dibandingkan dengan madesta—varietas melon hasil pemuliaan PT East West Seed Indonesia, produsen benih di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Watim menanam melon alina pada Februari 2020. (Dok. Watim)

Perusahaan itu merilis madesta pada 2016. Melon new madesta tergolong sangat vigor lantaran mampu bertahan pada iklim kering dan tanah retak. Rock melon keluaran produsen benih di Purwakarta itu bentuknya lonjong membulat dengan rongga yang sempit. New madesta tergolong jumbo dengan bobot 2—3 kg per buah. Rasanya manis dengan kadar 11—13o briks. Daging buah juga renyah.

Daging tebal

Product Specialist PT East West Seed Indonesia, Ibnu Habibi Rahman, mengatakan, “Rekomendasi penanaman keduanya di dataran rendah kurang dari 300 m di atas permukaan laut.” New madesta tahan simpan hingga 9 hari pascapanen. Selain new madesta, produsen benih itu juga merilis alina. Watim juga menanam 1.500 tanaman melon alina. Jika tak ada aral, Watim akan panen pada April 2020.

Melon alina tahan virus gemini. (Dok. PT East West Seed Indonesia)

Cita rasa melon alina tergolong manis. Adapun tingkat kemanisannya mencapai 11—13o briks. Rongga alina sempit sehingga berdaging tebal. Bobot alima mencapai 1,8 kg per buah. Keunggulannya tahan virus gemini. Menurut Ibnu Habibi Rahman alina lebih kuat serangan cendawan daun. Melon pendatang baru itu tahan simpan lebih dari sepuluh hari.

Dua melon anyar itu menghasilkan lebih dari dua buah per tanaman. Ibnu mengatakan, ”Umur panen menjadi makin panjang jika buah lebih dari dua per tanaman. Ada perlakuan khusus meliputi pola tanam baris tunggal dan pemupukan untuk menghasilkan minimal dua buah per tanaman,” kata Ibu. Ia menyebutnya sistem cengceng. Pupuk dasar menggunakan pupuk kandang 3 kg, fosfat 46% 150 g, dan NPK 150 g—semua per tanaman. Pemupukan susulan dengan NPK 1 kg serta pupuk makro dan mikro 1 kg untuk 500 tanaman.

Produksi tinggi

Di Kabupaten Jember, Jawa Timur, produsen benih PT Benih Citra Asia (BCA) merilis tiga melon baru yakni eksis, jumbo, dan merlin. Meski rilis pada tahun 2016, melon eksis masih menjadi favorit petani. Musababnya potensi hasilnya tinggi mencapai 45,84 ton per hektare. Kulit buah berwarna kuning mulus. Bobot per buah tak terlalu besar (2,36―2,75 kg), tapi daging buahnya tebal yakni 4,77―7,01 cm.

Potensi hasil eksis tinggi mencapai 5,84 ton per hektare. (Dok. Benih Citra Asia)

Warna daging buah hijau terang. Teksturnya lembut dan berair serta rasanya cukup manis. Kandungan airnya tinggi mencapai 88,16%. Kadar gula eksis berkisar 12,30―14,09° briks. Ciri utamanya bentuk buah oval dan rambut pada bakal buah relatif halus dan pendek. Lain dengan eksis, melon jumbo dan merlin yang dirilis pada 2018 itu tergolong rock melon. Ciri utamanya kulit buah berwarna hijau kuning dan berjaring. Bahkan jaring jumbo sangat rapat.

Seperti namanya, melon jumbo memang berukuran lebih besar daripada melon lazimnya. Bobot per buah mencapai 3,35 kg dengan panjang 20,16 cm dan diameter 19,53 cm. Daging buah tebal dan berwarna jingga. Potensi hasil jumbo mencapai 38,26 ton per hektare. Melon merlin berukuran tak terlalu besar, panjang maksimal 17,86 cm dengan diameter 15,93 cm. Meski daging buah tidak setebal jumbo, persentase buah merlin yang dapat dikonsumsi cukup tinggi yakni 66,16%.

Bobot melon jumbo mencapai 3,35
kg per buah. (Dok. Benih Citra Asia)

Bobot per buah berkisar 1,79―2,26 kg. Potensi hasilnya 22,30―27,81 ton per hektare. Aroma melon jumbo dan merlin cukup harum. Meski demikian, jumbo dan merlin tidak terlalu berair seperti eksis. Kandungan air merlin paling sedikit yakni 71,17―76,87% sedangkan jumbo 78,32―84,41%. Tak heran tekstur keduanya renyah. Jumbo dan merlin juga tahan simpan, yakni sekitar 17 hari pascapanen pada 25―30° C.

Kedua rock melon itu cocok bagi penyuka buah yang tidak terlalu manis. Rerata kadar gula jumbo dan merlin 9,30° briks. “Ketiga varietas sedang banyak dicari petani. Eksis aromanya kuat. Jumbo ukurannya paling besar sedangkan merlin paling tahan virus. Rekomendasi penanaman di lahan dengan ketinggian maksimal 600 m di atas permukaan laut,” kata Baiatur Ridwan, anggota staf pengembangan produk BCA. (Sinta Herian Pawestri)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img