Friday, January 16, 2026

Mesin Ekstraksi Portabel, Bikin Produksi Rami Meningkat 100%

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Ahmad Wibowo, S.Tr. dapat menghasilkan 800 kg serat rami basah sehari. Semula dari kapasitas produksi 2 ladang mencapai 400 kg serat rami basah. Peningkatan produksi itu karena ia menggunakan mesin ekstraksi rami portabel.

Terdapat 2 macam mesin dekortikator milik Wibowo yakni mesin dekortikator mini portabel (tipe S). Peranti itu menggunakan mesin penggerak diesel 6—7 horse power (HP) berbahan bakar solar. Adapun jenis lainnya mesin dekortikator tipe G yang dapat diaplikasikan oleh 2 operator.

“Perangkat itu menggunakan mesin penggerak diesel 24 HP,” ucap pemilik pabrik pengolahan rami di Desa Gandok, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah, itu.

Selain dengan mesin, ekstraksi serat rami dapat dilakukan manual tanpa mesin. Hasil serat itu diolah menjadi produk kerajinan untuk hiasan rumah (home decor). Aries Wahyu Siwidodo salah satu orang dibalik mesin dekortikator serat rami.

Menurut Aries, mesin dekortikator serat rami menggunakan penggerak diesel dengan variasi tenaga 5, 10 dan 16 HP untuk ukuran kecil serta dimensi panjang 200 cm, lebar 80 cm, dan tinggi 90 cm.

Mesin dekortikator kapasitas kecil dan portable serat rami. (Dok. Aries Wahyu Siwidodo)

Alat itu menggunakan bahan bakar solar dengan kapasitas tangka 3 —20 liter dan mampu bekerja 3—6 jam per hari. Adapun mesin berukuran besar berdimensi panjang 150 cm, lebar 80 cm, dan tinggi 110 cm yang menggunakan mesin diesel tenaga 24 HP dan 30 HP.

Ia menuturkan kapasitas bahan bakar solar 20 liter dan mampu bekerja selama 8 jam per hari. Dengan mesin dekortikator, batang rami yang keras dapat diproses menjadi serat rami.

“Hasilnya langsung berupa serat bukan berupa lembaran kulit batang sehingga tidak membutuhkan banyak alat dalam proses produksi serat,” ucap Aries.

Aries bekerja sama dengan Wibowo untuk perakitan mesin ekstraksi itu sejak 2017.Perawatan rutin perlu dilakukan untuk menjaga keawetan alat. Rendemen rami 4—5%. “Selain teknik budidaya dan masa panen rami, mesin ekstraksi juga berpengaruh 60—70% dalam memproduksi serat rami,” ucap pemilik Bengkel Teras Rumah Machinery itu.

Menurut Wibowo salah satu proses penting menghasilkan serat yaitu melalui dekortikasi. Proses itu merupakan tahapan untuk melepas batang luar tanaman rami untuk diambil seratnya menggunakan mesin dekortikator atau mesin ekstraksi.

Serat yang dihasilkan disebut serat inagrass. “Dekortikasi menghasilkan 2 jenis serat berbeda yaitu serat putih dan serat hijau,” kata pemilik CV Ramindo Berkah Persada Sejahtera (Rabersa) itu.

Serat putih merupakan hasil ekstraksi mesin dekortikator yang dialiri air. Sementara serat hijau merupakan hasil ekstraksi mesin dekortikator tanpa dialiri air. Selanjutnya kedua serat itu dapat diolah menjadi produk olahan tekstil seperti baju dan panel antipeluru.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img