Omzet Ratusan Juta dari Kelapa Pandan Wangi

0
Omzet Ratusan Juta dari Kelapa Pandan Wangi
Kelapa pandan wangi menghendaki kebutuhan air tinggi, tetapi tidak menggenangi akar.(Trubus/Muhamad Fajar Ramadhan)

Trubus.id— Budidaya kelapa pandan wangi memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan. Salah seorang pekebun di Kecamatan Pantaicermin, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatra Utara, Gunawan Kosasih, merasakan keuntungan dari mengebunkan kelapa pandan wangi.

Menurut Gunawan perniagaan kelapa pandan wangi menguntungkan. Pasalnya, biaya produksi maksimal hanya Rp5.000 per buah. Pekebun yang mengelola 1 hektare lahan berpotensi meraup omzet Rp200 juta per tahun.

Gunawan mengolah lahan rawa gambut seluas 26 hektare menjadi kebun kelapa pandan wangi. Mula-mula petani 45 tahun itu menanam 200 bibit di lahan 1 hektare. Penanaman bertahap hingga 26 hektare itu penuh kelapa pandan wangi berpopulasi total 5.200 tanaman—semuanya produktif.

Kini Gunawan rutin memanen 2.000 buah kelapa pandan wangi Cocos nucifera per pekan. Pekebun kelapa pandan wangi itu menjual kelapa kupasan Rp13.000 per buah— berapa pun bobotnya.

Omzet perniagaan kelapa pandan wangi mencapai Rp26 juta sepekan. Hasil panen selalu terserap pasar. Gunawan menjual kelapa kupasan di daerah wisata di Pantaicermin. “Untuk wilayah Pantaicermin saja kekurangan, selalu terserap habis,” kata Gunawan.

Menurut Gunawan tanaman magori atau berbuah perdana pada umur 2 tahun. Produksi perdana hanya 20—50 buah per tanaman. Produksi stabil 150 buah per tanaman per tahun ketika berumur 4 tahun.

Selain Gunawan, pekebun lain yang menikmati laba perniagaan pandan wangi adalah Indra Sutardi. Petani di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, itu menanam 178 bibit pada 2018.

Indra tertarik membudidayakan kelapa pandan wangi karena harga jualnya yang premium. Ia menjajakan kelapa untuk kebutuhan kedai dan restoran. Harga jual Rp25.000 per buah di kedai dan harga jual di restoran Rp49.000 per buah.

Kapasitas produksi 1.200—1.500 buah per bulan selalu terserap habis. Begitu juga dengan Anie Widiastuti yang memasok kelapa pandan wangi untuk kebutuhan hotel restoran dan kafe (horeka) di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Anie memasok 6.000 buah per pekan. Harga jual Rp25.000—Rp45.000 per buah. Anie mengatakan, kadang-kadang permintaan tak terpenuhi karena pasokan masih terbatas. Pasokan itu dari kebun Anie di Sumatra Utara di lahan seluas 15 ha.

Sejatinya potensi pasar kelapa pandan wangi masih sangat tinggi. Contohnya permintaan dari Singapura 1 kontainer per hari dan Anie belum sanggup memenuhinya. Anie yang mengembangkan PT Coconesia Semesta Nusantara itu ingin fokus memenuhi pasar lokal terlebih dahulu.

Anda bisa membacanya lebih lanjut di Majalah Trubus Edisi 647 Oktober 2023. Majalah Trubus mengupas tuntas peluang bisnis kelapa pandan wangi. Dapatkan Majalah Trubus Edisi 647 Oktober 2023 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.