Trubus.id—Produksi ubi jalar milik pekebun di Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Odang mengalami peningkatan hingga 2 kali lipat. Lazimnya Odang hanya menuai 1 ton ubi jalar ungu di lahan seluas 1.500 m2.
Namun ia menuai 2 ton umbi tanaman anggota famili Convolvulacea di luasan lahan sama pada April 2024. Lantas apa rahasia Odang meningkatkan produktivitas ubi jalar di kebunnya?
Rahasianya ia menggunakan pupuk organik cair (POC) berbahan lemak hewani kaya asam amino. Ia memperoleh info dari kolega dan tertarik menggunakan POC kreasi PT Mandraguna Pusaka Indonesia dan PT Trubus Swadaya itu. Hasilnya memuaskan.
“Lazimnya satu tanaman hanya menghasilkan 2—3 umbi. Setelah memakai POC asam amino bisa menghasilkan 7—9 umbi,” kata Odang.
Keruan saja hasil panen meningkat 2 kali lipat. Odang membudidayakan ubi jalar secara organik. Artinya tidak memberikan tambahan pupuk kimia. Pemenuhan nutrisi mengandalkan terutama dari pupuk kandang dan POC asam amino.
Odang melarutkan 480 ml (setara dua gelas air) POC asam amino dalam 15 liter air pada satu tangki gendong. Kemudian ia menyemprotkan secara merata pada tanaman selang 2 pekan dari sejak penanaman hingga menjelang panen.
Menurut chief executive officer (CEO) PT Mandraguna Pusaka Indonesia, Muhamad Rian, aplikasi POC amat berkaitan erat dengan iklim agar hasil kian optimal.
Ia menuturkan saat kemarau idealnya aplikasi minimal sekali per pekan. Adapun memasuki musim hujan bisa sekali per 2 pekan. Harap mafhum kebutuhan air yang cukup bagi tanaman menunjang penyerapan optimal pupuk.
Baca selengkapnya pada Majalah Edisi 655 Juni 2024. Dapatkan Majalah Trubus Edisi 655 Juni 2024 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.
